Dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif, memahami kebutuhan pelanggan bukan lagi sebuah pilihan, melainkan sebuah keharusan. Perusahaan tidak bisa hanya mengandalkan tren pasar. Mereka perlu benar-benar mendengarkan apa yang diinginkan, dibutuhkan, dan dirasakan oleh pelanggan. Di sinilah peran Voice of Customer (VoC) menjadi krusial. VoC adalah pendekatan sistematis untuk mengumpulkan, menganalisis, dan memanfaatkan masukan pelanggan terkait pengalaman, kebutuhan, dan harapan mereka terhadap produk atau layanan.

Dengan memahami VoC, perusahaan dapat mengubah data menjadi strategi yang konkret. Hal ini membantu perusahaan untuk meningkatkan kualitas produk, memperbaiki proses layanan, dan menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih baik, yang pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan dan memperkuat brand.

Mengumpulkan Voice of Customer

Proses pengumpulan Voice of Customer (VoC) harus dilakukan secara sistematis dan terintegrasi. Data bisa berasal dari berbagai sumber, baik direct feedback (masukan langsung dari pelanggan) maupun indirect feedback (masukan tidak langsung). Metode yang digunakan sebaiknya disesuaikan dengan tujuan dan karakteristik target pelanggan.

1.1 Survei

Survei adalah salah satu metode paling efektif untuk mengumpulkan masukan dari banyak pelanggan sekaligus. Survei bisa berbentuk kuesioner online, formulir, atau wawancara singkat. Metode ini memungkinkan perusahaan menjangkau banyak orang dan mendapatkan data yang terstruktur. Pertanyaan terbuka dapat menggali pendapat yang lebih mendalam, sementara pertanyaan tertutup memudahkan analisis kuantitatif.

1.2 Online Review dan Rating

Ulasan produk dan rating di platform seperti Google Reviews, media sosial, atau marketplace adalah sumber data yang kredibel. Pelanggan sering memberikan penilaian yang jujur dan detail. Dengan bantuan teknologi AI, perusahaan dapat memantau ulasan ini secara real-time, mengidentifikasi pola keluhan, dan memahami aspek produk yang paling disukai.

1.3 Wawancara

Wawancara, baik secara langsung maupun daring, memberikan ruang untuk menggali perspektif pelanggan secara mendalam. Wawancara bisa dilakukan dengan pelanggan yang sudah berpengalaman menggunakan produk. Selain itu, focus group discussion (diskusi kelompok terfokus) bisa dilakukan untuk menghasilkan ide-ide baru melalui diskusi aktif. Pendekatan on-site visit juga bisa digunakan untuk mengamati langsung bagaimana produk digunakan oleh pelanggan.

1.4 Analisis Omnichannel

Pendekatan ini mengumpulkan data dari berbagai sumber secara bersamaan, seperti survei, ulasan, media sosial, data Customer Relationship Management (CRM), interaksi call center, dan percakapan chat. Dengan teknologi AI dan Natural Language Processing (NLP), seluruh data ini dapat dianalisis secara terpadu. Hasilnya adalah pemahaman yang utuh tentang perilaku pelanggan di setiap titik interaksi (touchpoint), sehingga perusahaan dapat menciptakan pengalaman yang konsisten.

Baca juga  Design for Six Sigma Solusi Utama Menjawab Kebutuhan Konsumen

Kunci Utama Keberhasilan Voice of Customer (VOC)

Penerapan VoC yang efektif tidak hanya bergantung pada pengumpulan data, tetapi juga pada bagaimana perusahaan mengelola, memproses, dan menindaklanjuti masukan tersebut. Ada tiga faktor kunci yang saling melengkapi:

2.1 Kepemimpinan yang Kuat

Implementasi VoC membutuhkan dukungan penuh dari pimpinan tertinggi. Kepemimpinan yang kuat menunjukkan komitmen perusahaan terhadap orientasi pelanggan dan memastikan VoC menjadi prioritas. Dalam praktiknya, ini berarti:

  • Menetapkan visi yang jelas tentang pentingnya mendengarkan pelanggan.
  • Mengalokasikan sumber daya yang memadai (anggaran, teknologi, SDM).
  • Menjadi role model dalam merespons masukan pelanggan. 

Jika pemimpin memprioritaskan pelanggan, budaya ini akan menyebar ke seluruh level organisasi.

2.2 Engagement dan Kolaborasi

Keberhasilan VoC sangat dipengaruhi oleh keterlibatan seluruh tim, mulai dari pemasaran, pengembangan produk, layanan pelanggan, hingga operasional. Data yang dikumpulkan harus diolah dan dibagikan ke seluruh divisi agar setiap fungsi dapat mengambil tindakan sesuai perannya. Beberapa langkah untuk memperkuat kolaborasi:

  • Membentuk tim lintas divisi.
  • Menggunakan platform digital untuk membagikan hasil analisis VoC secara real-time.
  • Menetapkan tanggung jawab dan rencana aksi yang jelas. 

Kolaborasi memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat, terkoordinasi, dan berbasis data.

2.3 Mendengarkan dan Belajar

VoC adalah proses mendengarkan yang berkelanjutan. Setiap perusahaan perlu mengembangkan mekanisme untuk mengumpulkan feedback dari berbagai sumber dan menindaklanjutinya. Setiap masukan, baik positif maupun negatif, adalah peluang untuk memperbaiki produk atau layanan.

Implementasi VOC Pada Sektor Fashion

Zalora, sebuah platform e-commerce yang menjual produk fashion, sering menerima keluhan dari pelanggan melalui media sosial tentang “ukuran yang tidak akurat” pada produk pakaian mereka. Tim VoC kemudian melakukan hal berikut:

  • Mengumpulkan data: Mereka menganalisis semua keluhan, baik dari chat, e-mail, maupun komentar di media sosial. Mereka juga mengirim survei singkat kepada pelanggan yang pernah mengeluh.
  • Menganalisis masukan: Analisis menunjukkan bahwa masalah utamanya bukan pada ukuran pakaiannya, melainkan pada ketidaksesuaian antara tabel ukuran yang ditampilkan di situs dengan standar ukuran yang umum digunakan pelanggan di Indonesia.
  • Mengambil tindakan: Tim produk dan pemasaran bekerja sama untuk memperbarui tabel ukuran, menambahkan panduan pengukuran yang lebih detail, dan menyertakan foto model dengan tinggi dan berat badan berbeda untuk memberikan gambaran yang lebih realistis.
  • Hasil: Setelah implementasi, keluhan tentang ukuran menurun drastis. Tingkat pengembalian produk (return rate) juga berkurang, yang berdampak positif pada biaya operasional perusahaan.
Baca juga  Strategi Tambah-Kurang Untuk Tingkatkan Kualitas Produk 

Manfaat Voice of Customer

Ketika Voice of Customer (VoC) diterapkan dengan efektif, manfaatnya dapat dirasakan secara signifikan pada hubungan pelanggan dan kinerja bisnis. Berikut adalah beberapa manfaat dari Voice of Customer (VoC): 

3.1 Meningkatkan Loyalitas Konsumen

Dengan memahami kebutuhan dan keinginan pelanggan, perusahaan dapat merancang produk atau layanan yang lebih tepat sasaran. Hal ini secara langsung meningkatkan kepuasan dan memperkuat hubungan antara pelanggan dan perusahaan.

3.2 Memenuhi Ekspektasi Konsumen

Hampir dua pertiga pelanggan berharap merek yang mereka pilih benar-benar mendengarkan kebutuhan mereka. VoC memberikan pemahaman yang akurat tentang apa yang diinginkan pelanggan, sehingga perusahaan bisa menyelaraskan produk dan layanan dengan ekspektasi tersebut.

3.3 Meningkatkan Revenue

Dikutip dari Qualtrics, perusahaan yang berorientasi pada kepuasan pelanggan dan secara konsisten menindaklanjuti masukan dari mereka dapat mengalami pertumbuhan pendapatan hingga 41% lebih tinggi dibandingkan kompetitor yang tidak melakukannya. Semua tindakan yang diambil berdasarkan masukan pelanggan dapat menumbuhkan rasa percaya dan mengurangi risiko mereka beralih ke kompetitor. Selain itu, pemahaman mendalam tentang pelanggan membuka peluang inovasi produk dan strategi pemasaran yang lebih efektif.

Frequently Asked Questions (FAQs) 

  1. Apa yang dimaksud dengan Voice of Customer (VoC)?

Voice of Customer (VoC) adalah pendekatan untuk mengumpulkan, menganalisis, dan memanfaatkan masukan pelanggan terkait pengalaman, kebutuhan, harapan, maupun keluhan mereka terhadap produk atau layanan. Tujuan utamanya adalah membantu perusahaan merancang strategi yang lebih relevan dan meningkatkan kepuasan pelanggan.

  1. Mengapa VoC penting dalam merancang suatu produk?

Voice of Customer (VoC) membantu perusahaan memahami keinginan dan kebutuhan pelanggan secara akurat sehingga produk yang dikembangkan benar-benar relevan. Dengan memanfaatkan Voice of Customer (VoC), risiko menciptakan produk yang tidak sesuai pasar dapat diminimalkan, dan peluang keberhasilan di pasar meningkat.

  1. Bagaimana cara mengumpulkan VoC secara efektif?
Baca juga  Change Management: Mengelola Perubahan Tanpa Mengganggu Operasional

Metode umum yang digunakan antara lain:

  • Survei melalui email, media sosial, atau formulir online.
  • Online review dan rating dari platform seperti Google Reviews atau marketplace lainnya.
  • Wawancara langsung, telepon, atau focus group untuk menggali informasi lebih dalam.
  • Analisis omnichannel yang menggabungkan data dari berbagai kanal seperti CRM, media sosial, call center, dan chat.
  1. Apakah VoC hanya relevan untuk perusahaan besar?

Tidak. Baik perusahaan besar maupun kecil dapat memanfaatkan Voice of Customer (VoC). Perusahaan kecil bahkan bisa lebih cepat dalam mengumpulkan dan menindaklanjuti masukan pelanggan karena proses pengambilan keputusan biasanya dilakukan pada pelanggan yang relatif lebih sedikit.

  1. Apa manfaat terbesar dari VoC bagi bisnis?

Manfaatnya meliputi peningkatan loyalitas pelanggan, pemenuhan ekspektasi, dan pertumbuhan pendapatan melalui inovasi yang relevan dan strategi pemasaran yang lebih efektif.

Kesimpulan

Memahami Voice of Customer (VoC) adalah langkah yang tepat untuk mencapai keberhasilan sebuah produk di pasar. Melalui metode yang terstruktur seperti survei, ulasan online, wawancara, dan analisis omnichannel, perusahaan dapat mengulas pendapat pelanggan secara menyeluruh terhadap produk dan layanan. Namun, keberhasilan Voice of Customer (VoC) tidak hanya bergantung pada pengumpulan data, melainkan juga pada kepemimpinan yang kuat, kolaborasi antar divisi, serta komitmen untuk terus mendengarkan dan belajar dari masukan yang diterima.

Ketika diterapkan dengan konsisten, Voice of Customer (VoC) memberikan manfaat signifikan bagi bisnis, mulai dari peningkatan loyalitas pelanggan, pemenuhan ekspektasi, hingga pertumbuhan pendapatan. Pada akhirnya, Voice of Customer (VoC) bukan hanya sekadar pendekatan untuk memahami pelanggan, tetapi juga fondasi dalam membangun produk yang relevan, inovatif, dan mampu bersaing di pasar yang dinamis.

Referensi

Martin, J., W. & Kolberg, S. (2003). Operational Excellence: Using Lean Six Sigma to Translate Customer Value through Global Supply Chains. Auerbach Publications.

Jones, C. (n.d). What is Voice of the Customer? Qualtrics. https://www.qualtrics.com/experience-management/customer/what-is-voice-of-customer/