Di tengah urgensi global untuk mengatasi perubahan iklim dan beralih ke sumber energi yang lebih bersih, isu energi ramah lingkungan menjadi semakin krusial. Konferensi COP29 di Baku, Azerbaijan, pada November 2024, bahkan menegaskan kembali pentingnya aksi nyata dan kolaborasi internasional untuk mengatasi masalah ini. Mereka juga menyorot peran krusial sektor bisnis dalam mendorong ekonomi rendah karbon. Perusahaan-perusahaan besar di Indonesia, termasuk PT Astra International Tbk (Astra), turut mengambil peran penting dalam transisi energi hijau ini, menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan dan masa depan yang lebih hijau.

Sejarah

Astra, sebuah konglomerasi besar di Indonesia, memiliki sejarah panjang yang berakar dari pendiriannya sebagai Astra International Inc. pada tahun 1957 oleh William Soeryadjaya.  Astra telah berkembang menjadi salah satu entitas bisnis terbesar dan paling beragam di Indonesia, meliputi berbagai sektor seperti otomotif, jasa keuangan, alat berat, pertambangan, agribisnis, infrastruktur, teknologi informasi, hingga properti. Perusahaan ini telah mempekerjakan lebih dari 200.000 karyawan di seluruh Indonesia dan tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Perjalanan Astra menuju keberlanjutan telah dimulai sejak lama, diperkuat dengan filosofi Catur Dharma dan visi untuk menjadi “Kebanggaan Bangsa”. Komitmen ini diwujudkan dalam Astra 2030 Sustainability Aspirations, yang kemudian diperluas dengan komitmen Astra Net Zero Scope 1 & 2 pada tahun 2050, sebagai peta jalan jangka panjang untuk membangun Indonesia yang ramah iklim.

Astra memiliki cita-cita menjadi perusahaan dengan pengelolaan terbaik se-Asia Pasifik. Manajemen ini diproyeksikan dicapai melalui pertumbuhan berkelanjutan dan struktur keuangan yang solid, cerdas dan gesit, serta berfokus pada karyawan, pelanggan, dan masyarakat. Untuk mencapai visi ini, Astra menyiapkan strategi Triple-P Roadmap sebagai kerangka utama dalam mencapai tujuan ini. Strategi ini terdiri dari tiga roadmap, yakni portofolio, people, dan public contribution.  

Baca juga  Profil Zhang Yiming: Sosok Visioner di Balik Sukses TikTok

Strategi

Dalam kerangka Portfolio Roadmap, Astra secara khusus berfokus pada peningkatan pemanfaatan energi bersih dalam operasional dan investasi strategis di sektor energi terbarukan. Melalui program Astra Green Energy (AGEn), Astra berkomitmen mencapai target ambisius pada tahun 2030, dengan menurunkan emisi gas rumah kaca Grup Astra Scope 1 dan 2 sebesar 30%, serta mencapai 50% bauran energi terbarukan untuk mendukung kegiatan operasional. Program AGEn mencakup sistem manajemen energi, konservasi energi, dan program efisiensi energi, termasuk implementasi teknologi hemat energi terbaru untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.

Dalam visi keberlanjutannya, Astra mengemban misi yang kuat terkait lingkungan dan masyarakat. Komitmen ini diwujudkan melalui Astra 2030 Sustainability Aspirations yang menjadi panduan dalam setiap inisiatif ramah lingkungan perusahaan. Visi ini selaras dengan upaya global untuk menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan.

Implementasi

Implementasi strategi ini terlihat dalam berbagai inisiatif. Astra telah melakukan investasi strategis di sektor energi terbarukan, seperti panas bumi (melalui akuisisi saham di PT Supreme Energy Rantau Dedap), minihidro, dan waste-to-energy (melalui PT Jabar Environmental Solutions). Investasi juga dilakukan di sektor pertambangan mineral non-batu bara, seperti nikel dan emas, serta di sektor kesehatan (melalui investasi di Halodoc dan akuisisi Rumah Sakit Heartology Cardiovascular).  

Dalam manufaktur, Astra memasarkan 22 model kendaraan listrik (xEV), termasuk BEV dan HEV, di bawah merek Toyota dan Lexus.  Upaya efisiensi energi melalui program Astra Green Energy telah menghasilkan penghematan energi hingga 3.136,84 Terajoule dan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 17,41% pada tahun 2024 dibandingkan dengan baseline 2019.  

Penggunaan energi terbarukan telah mencapai 44%, didukung oleh pemanfaatan biomassa, panel surya, biofuel, dan Renewable Energy Certificate (REC).  Astragraphia bahkan berkomitmen untuk menyelaraskan target pengurangan emisinya dengan Science Based Target initiative (SBTi).  Di sektor agribisnis, pembangunan biogas plant (methane capture) telah berkontribusi pada pengurangan emisi.

Baca juga  From Luxury to Belonging Design Thinking dalam Strategi Four Seasons

Prospek Masa Depan

Prospek masa depan Astra dalam transisi energi hijau tampak menjanjikan.  Komitmen Net Zero Scope 1 & 2 pada tahun 2050 menunjukkan keseriusan Astra dalam mencapai transisi ini. Namun, dalam proses mencapai transisi ini, Astra menghadapi sejumlah tantangan terkait dengan kesadaran dan kompetensi karyawan serta mitra kerja. Astra juga masih berusaha mengembangkan pendekatan manajemen yang efektif untuk mendukung keberlanjutan di dalam lini bisnisnya.  

Untuk mengatasi hal ini, Astra telah mengusung berbagai program pelatihan, seperti Astra Sustainability Academy, yang telah diikuti oleh ratusan karyawan. Target-target jangka panjang Astra, termasuk mencapai Net Zero Scope 1 & 2 pada tahun 2050, akan terus dipantau dan dievaluasi secara berkala, baik secara internal maupun oleh auditor eksternal independen.  Kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan komunitas lokal,  menjadi kunci yang dipercaya dapat memberi keberhasilan dalam mencapai visi Astra untuk sejahtera bersama bangsa serta membangun Indonesia yang ramah lingkungan.

FAQ (Pertanyaan Umum):

  1. Mengapa energi ramah lingkungan menjadi fokus penting bagi perusahaan seperti Astra?

Energi ramah lingkungan menjadi krusial di tengah urgensi global untuk mengatasi perubahan iklim. 

  1. Apa itu Astra dan bagaimana sejarahnya?

Astra didirikan pada tahun 1957 oleh William Soeryadjaya sebagai Astra International Inc., dan kini bergerak di berbagai sektor seperti otomotif, jasa keuangan, alat berat, pertambangan, agribisnis, dan lainnya.

  1. Apa filosofi dan visi keberlanjutan Astra?

Komitmen keberlanjutan Astra diperkuat oleh filosofi Catur Dharma dan visi untuk menjadi “Kebanggaan Bangsa”. Visi ini dituangkan dalam Astra 2030 Sustainability Aspirations dan diperluas dengan komitmen Astra Net Zero Scope 1 & 2 pada tahun 2050, sebagai peta jalan jangka panjang menuju Indonesia yang ramah iklim.

  1. Apa itu strategi Triple-P Roadmap Astra?
Baca juga  Dari Ruang Juri: Panduan Ahli untuk Merancang Proyek Pemenang Kompetisi

Triple-P Roadmap Astra adalah kerangka utama untuk mencapai tujuan keberlanjutan perusahaan, yang terdiri dari Portfolio Roadmap, People Roadmap, dan Public Contribution Roadmap.

  1. Bagaimana Astra berinvestasi dalam energi bersih?

Melalui Portfolio Roadmap, Astra berfokus pada peningkatan pemanfaatan energi bersih dan investasi strategis di sektor energi terbarukan. Contohnya, investasi di panas bumi (PT Supreme Energy Rantau Dedap), minihidro, dan waste-to-energy (PT Jabar Environmental Solutions).

Astra International Tbk menunjukkan komitmen kuat dan nyata dalam transisi energi hijau di tengah urgensi global untuk mengatasi perubahan iklim. Berakar dari filosofi Catur Dharma dan visi “Kebanggaan Bangsa”, Astra telah menetapkan Astra 2030 Sustainability Aspirations dan target Net Zero Scope 1 & 2 pada tahun 2050 sebagai peta jalan keberlanjutannya.

Melalui strategi Triple-P Roadmap, khususnya Portfolio Roadmap, Astra berfokus pada peningkatan pemanfaatan energi bersih dan investasi strategis di sektor energi terbarukan seperti panas bumi, minihidro, dan waste-to-energy. Program Astra Green Energy (AGEn) menjadi tulang punggung upaya ini, dengan target ambisius untuk menurunkan emisi gas rumah kaca dan meningkatkan bauran energi terbarukan. Implementasi strategi ini telah menunjukkan hasil positif, dengan penghematan energi signifikan, penurunan emisi, dan peningkatan penggunaan energi terbarukan.

Meskipun menghadapi tantangan dalam meningkatkan kesadaran dan kompetensi internal, prospek masa depan Astra dalam mencapai tujuan keberlanjutannya tampak menjanjikan. Dengan komitmen kuat, investasi strategis, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, Astra terus berupaya menjadi pelopor dalam menciptakan Indonesia yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.