Pada Kamis (23/10) Presiden Republik Federasi Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva, melakukan kunjungan kenegaraan ke Jakarta. Kunjungan tersebut merupakan kunjungan balasan setelah Presiden RI Prabowo Subianto berkunjung ke Brasilia pada Juli 2025.
Dalam pertemuan bilateral yang berlangsung intensif di Istana Merdeka, kedua kepala negara menegaskan komitmen untuk peningkatan kerja sama strategis di berbagai sektor, termasuk pertahanan, lingkungan hidup, perdagangan dan investasi, serta pendidikan.
“Indonesia juga mengharapkan untuk meningkatkan kerja sama di bidang pendidikan, beasiswa, untuk tingkat universitas dan sekolah menengah. Kemudian, yang diharapkan adalah implementasi kerja sama pertahanan yang sudah ditandatangani kedua negara pada tahun 2023,” jelas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Vahd Nabyl Achmad Mulachela.
Pertemuan ini juga dimanfaatkan untuk mendorong peningkatan transfer teknologi di bidang pertanian, peternakan, dan energi terbarukan sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan dan energi Indonesia.
Hubungan Diplomatik Indonesia-Brasil
Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Brasil sendiri telah terjalin sejak lama, yakni pada tahun 1953, dan secara umum berlangsung baik. Saat ini, hubungan tersebut memasuki tahapan yang krusial dan strategis, didukung oleh kesamaan pandangan dalam berbagai isu regional dan multilateral, seperti penegakan demokrasi dan Hak Asasi Manusia (HAM), serta komitmen pada mekanisme multilateral dan perdamaian dunia.
Brasil merupakan satu-satunya mitra strategis Indonesia di kawasan Amerika Latin, dan merupakan mitra dagang utama Indonesia di kawasan tersebut. Selain itu, kedua negara adalah anggota dari BRICS, organisasi kerja sama ekonomi antarnegara, di mana Brasil merupakan pendiri, dan Indonesia telah bergabung sebagai anggota tetap sejak Januari 2025.
Komitmen diplomatik untuk meningkatkan kerja sama telah ditunjukkan melalui berbagai kegiatan saling kunjung antar kepala negara dan pejabat tinggi, termasuk kunjungan Presiden Lula da Silva pada tahun 2008 dan kunjungan balasan Presiden RI pada November 2008.
Kesepakatan antara Indonesia dan Brasil
Secara lebih mendalam, dalam pertemuan terbaru di Jakarta, Presiden Prabowo dan Presiden Lula da Silva sepakat untuk memperkuat kemitraan strategis dan mempercepat realisasi perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif RI-Mercosur, blok dagang di Amerika Latin, dengan dukungan penuh dari Brasil yang saat ini menjabat sebagai presiden Mercosur. Kesepakatan ini mengarah pada pembentukan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).
Di sektor pertahanan, kedua negara memiliki defense cooperation agreement yang sedang dalam proses ratifikasi, dan kerja sama di bidang energi yang ditandai dengan penandatanganan kesepakatan signifikan antara Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan pihak swasta. Kerja sama juga diperluas di bidang ilmu pengetahuan dan penelitian.
“Kita sudah punya defense cooperation agreement dengan Brasil dan ini dalam rangka ratifikasi. Tadi saya sebut di bidang energi juga kita sepakat, tadi kita tanda tangan kesepakatan di bidang energi cukup signifikan antara PLN dan juga dengan swasta. Di bidang ilmu pengetahuan dan penelitian kita juga tadi sudah melaksanakan kerja sama,” jelas Presiden Prabowo.
Dalam konteks hubungan internasional, Indonesia dan Brazil memiliki pandangan yang sejalan, termasuk komitmen pada solusi dua negara untuk masalah Palestina dan keinginan untuk gencatan senjata serta perdamaian riil di Ukraina.
“Saya kira itu di bidang politik internasional kita saling mendukung, sikap kita sama di masalah Palestina, sama di masalah Ukraina, kita ingin gencatan senjata cepat, kita ingin perdamaian yang riil, menuju ke solusi politik yaitu solusi dua negara,” jelas Presiden Prabowo Subianto.
Kedua pemimpin juga bertukar cinderamata berupa jersey tim nasional sepak bola masing-masing sebagai tanda persahabatan yang erat di sela kunjungan kenegaraan tersebut.
Referensi
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden. (23 Oktober 2025). Indonesia dan Brasil Sepakat Menuju Kemitraan Ekonomi Komprehensif untuk Perkuat Perdagangan dan Investasi. Presiden Republik Indonesia. https://www.presidenri.go.id/siaran-pers/indonesia-dan-brasil-sepakat-menuju-kemitraan-ekonomi-komprehensif-untuk-perkuat-perdagangan-dan-investasi/
Elsa Emiria Leba. (26 Oktober 2025). Indonesia Jadi Titik Temu Strategis Kerja Sama Dunia Selatan. Kompas. https://www.kompas.id/artikel/indonesia-jadi-titik-temu-strategis-kerja-sama-dunia-selatan
Media Digital. (24 Oktober 2025). Indonesia Buka Peluang Peningkatan Ekspor Pertanian ke Brasil. Bisnis.com. https://ekonomi.bisnis.com/read/20251024/9/1923068/indonesia-buka-peluang-peningkatan-ekspor-pertanian-ke-brasil
Pradipta Rahadi. (23 Oktober 2025). Indonesia-Brazil Sepakat Percepat Pembahasan CEPA. RRI.co.id. https://rri.co.id/internasional/1922041/indonesia-brazil-sepakat-percepat-pembahasan-cepa
