Menjelang periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mulai menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat. Seperti diketahui, periode Nataru selalu menjadi momen perjalanan terbesar tiap tahun, dengan kepadatan terjadi di jalan raya, bandara, terminal, hingga pelabuhan.
Bersumber dari Kemenhub, pemerintah telah menetapkan berbagai kebijakan stimulus transportasi untuk menjaga keterjangkauan biaya perjalanan masyarakat. Dalam publikasi resminya, Kemenhub menegaskan bahwa tujuan utama kebijakan ini adalah menjaga kelancaran arus penumpang. “Kami memastikan seluruh moda transportasi berada dalam kondisi siaga penuh untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat,” demikian pernyataan Kemenhub dalam siaran persnya.
Lonjakan penumpang udara
Dalam perkiraan tahun ini, potensi peningkatan signifikan akan terlihat pada angkutan udara. Dilansir dari Kompas.id, lebih dari 5 juta penumpang diprediksi bepergian menggunakan pesawat selama masa libur akhir tahun ini. Prediksi tersebut menjadi landasan bagi Kemenhub untuk memperkuat koordinasi dengan operator bandara serta maskapai guna memastikan kapasitas armada mencukupi dan layanan berjalan optimal.
Dilansir dari laporan Bisnis.com, Kemenhub juga diketahui telah memangkas fuel surcharge untuk penerbangan ekonomi sebagai bagian dari paket stimulus Nataru. Kebijakan ini memungkinkan penurunan harga tiket pesawat sehingga mobilitas masyarakat dapat terbantu tanpa membebani daya beli.
Antisipasi Kemacetan Jalur Darat
Di sektor transportasi darat, Kemenhub menyiapkan skema rekayasa lalu lintas untuk mencegah potensi kemacetan parah di jalur utama, terutama di kawasan tol Trans-Jawa. Jika merujuk pada Kontan.co.id, sejumlah opsi rekayasa lalu lintas seperti one-way, ganjil-genap, contra flow, dan pembatasan kendaraan berat sudah disiapkan untuk diterapkan pada puncak arus mudik dan arus balik. Skema ini akan disesuaikan dengan kondisi real-time di lapangan melalui koordinasi intensif bersama Korlantas Polri dan operator jalan tol.
Seluruh persiapan ini disampaikan Kemenhub dalam serangkaian rapat koordinasi lintas sektor yang melibatkan kementerian terkait, kepolisian, pemerintah daerah, hingga operator transportasi. Kemenhub menegaskan bahwa keberhasilan pengendalian arus perjalanan sangat bergantung pada sinergi berbagai pihak dan kedisiplinan masyarakat dalam mengikuti aturan rekayasa lalu lintas.
Pemerintah berharap bahwa langkah antisipatif ini dapat memastikan perjalanan Nataru berlangsung aman, lancar, dan terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas pergerakan ekonomi nasional di penghujung tahun.
Sumber:
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2025). Jelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Kemenhub siapkan kebijakan stimulus transportasi. https://www.dephub.go.id/post/read/jelang-perayaan-natal-2025-dan-tahun-baru-2026,-kemenhub-siapkan-kebijakan-stimulus-transportasi
Kompas.id. (2025). Lebih 5 juta penumpang diprediksi terbang pada masa libur mendatang. https://www.kompas.id/artikel/lebih-5-juta-penumpang-diprediksi-terbang-pada-masa-libur-mendatang
Bisnis.com. (2025, October 14). Diskon harga tiket pesawat Nataru: Kemenhub pangkas fuel surcharge. https://ekonomi.bisnis.com/read/20251014/98/1920074/diskon-harga-tiket-pesawat-nataru-kemenhub-pangkas-fuel-surcharge
Kontan.co.id. (2025). Antisipasi macet saat Nataru, Kemenhub siapkan skema one-way dan ganjil genap. https://industri.kontan.co.id/news/antisipasi-macet-saat-nataru-kemenhub-siapkan-skema-one-way-dan-ganjil-genap
