Seorang pemimpin yang baik akan selalu memahami orang yang dipimpinnya. Kekuatan masing-masing personil dan gap tiap-tiap personil yang dimilikinya. Pemimpin yang baik mampu meracik bermacam warna yang ada, menjadikannya sebuah karya seni kepemimpinan yang indah.

Dalam survei, sebuah organisasi profesional yang memiliki keunggulan performa memiliki 3 unsur berikut dalam organisasinya :

  1. Struktur, setiap orang tahu persis apa yang harus dilakukan, mengapa itu harus dilakukan, dan dalam standar yang seperti apa.
  2. Perhatian, seorang pemimpin harus mampu membuat anggotanya merasa bahwa ia sungguh-sungguh peduli kepada mereka.
  3. Kebebasan, pemimpin yang baik memberikan kebebasan pada anggotanya. Setelah memberikan penugasan dan instruksi yang diperlukan, ia akan mencoba memberikan kebebasan semaksimal mungkin sehingga tim memiliki kesempatan eksplorasi. Pemimpin akan memberikan kontribusi berupa feedback dan bantuan saat diperlukan dan di waktu yang tepat.

Ketiga hal di atas sekilas terlihat sederhana, namun pada praktiknya tidaklah semudah membalikkan tangan. Banyak karyawan yang mengeluhkan “kehadiran” pemimpin dalam pekerjaan sehingga arahan dari pemimpin pun sering diabaikan bahkan tidak jarang karyawan memutuskan keluar dari perusahaan karena faktor ketidakcocokan dan juga tingkat kepercayaan yang rendah terhadap pemimpinnya.

5 Kunci Utama

Jika Anda mengabaikan ini, Anda bisa kehilangan orang terbaik dalam perusahaan. Nah, untuk mengantisipasinya, Anda harus mulai menjalankan supervisi yang baik mulai dari sekarang juga. Bagaimana caranya? Berikut kami berikan 5 kunci utamanya :

  1. Menerima tanggung jawab penuh akan kinerja dan pencapaian staf Anda. Anda memilih mereka, menugaskan mereka, dan mengatur mereka sehingga bisa berhasil.
  2. Perlakukan staf Anda dengan kesabaran dan pengertian yang sama seperti Anda memperlakukan anggota keluarga Anda yang lebih muda. Untuk dapat melakukan hal tersebut, Anda harus benar-benar mengenal siapa yang Anda pimpin.
  3. Praktikkan 3 baseline of friendship dengan anggota Anda, yaitu :
    • Waktu, berikan staf Anda waktu saat mereka ingin berbicara. Luangkan waktu untuk mendengarkan anggota Anda.
    • Perhatian, tunjukkan perhatian dan kepedulian kepada mereka dan masalah-masalah mereka.
    • Respect, perlakukan mereka dengan hormat sebagaimana Anda memperlakukan seorang konsumen.
  4. Praktekkan Serving-Leadership Style, dengan melihat pekerjaan Anda sebagai posisi yang dipercayai oleh bawahan Anda. Sama seperti mereka yang ada disana dalam rangka bekerja untuk Anda dan perusahaan, Anda pun bekerja untuk mereka juga.
  5. Praktekkan Manajemen Golden Rules. Prinsip dasar Manajemen Golden Rules adalah Anda me-manage orang lain dalam cara di mana Anda sendiri ingin di-manage. Oleh karena itu, perlakukan setiap orang seperti Anda ingin diperlakukan jika Anda ada dalam posisi mereka.
Baca juga  Program Pelatihan di Perusahaan Kurang Partisipatif? Ada Triknya