Opexcon atau Operational Excellence Conference (Opexcon) adalah ajang bergengsi yang diselenggarakan setiap tahun oleh SHIFT Indonesia. Acara ini merupakan wadah kolaborasi bagi para profesional dari berbagai industri untuk berbagi pengetahuan, praktik terbaik, dan inovasi dalam penerapan Operational Excellence (OpEx). 

Sejak pertama kali diadakan pada tahun 2012, Opexcon telah menjadi barometer keberhasilan transformasi di berbagai sektor, menjaring ratusan proyek peningkatan dari tahun ke tahun. Acara ini bukan sekadar konferensi, melainkan sebuah ekosistem yang terintegrasi untuk mendorong budaya perbaikan berkelanjutan di Indonesia.

Opexcon bertujuan untuk meningkatkan daya saing industri nasional dengan memotivasi para pelaku usaha agar terus melakukan perbaikan dan inovasi secara berkelanjutan. Misi utamanya adalah membangun kesadaran para pelaku industri akan pentingnya perbaikan proses di tengah lanskap industri yang terus berubah, bahkan di masa pandemi. Dengan adanya Opexcon, SHIFT Indonesia berharap dapat memberikan pengalaman dan wawasan baru bagi para pelaku industri di Indonesia.

Rangkaian Kegiatan Opexcon

Rangkaian acara Opexcon terbagi menjadi beberapa tahapan utama. Mulai dari webinar series yang menyajikan topik-topik terkini, pendaftaran untuk kompetisi proyek, lokakarya teknis, hingga pengumpulan dokumen proyek. Dalam kompetisi proyek, peserta dari tiga kategori industri (Manufaktur, Services, dan Mining & Energy) dapat mengajukan proyek yang menggunakan berbagai metodologi seperti Lean Six Sigma, Plan-Do-Check-Act (PDCA), Design Thinking, dan lain-lain. Penilaian proyek didasarkan pada beberapa kriteria, seperti pemilihan proyek, metodologi, analisis masalah, solusi yang diusulkan, skala proyek, dan kemampuan presentasi pemimpin proyek.

Selain kompetisi proyek, Opexcon juga mengadakan Management Excellence Award yang menilai tingkat kematangan OpEx sebuah perusahaan secara holistik menggunakan kerangka kerja XM3, yang merupakan kerangka yang dibangun oleh SSCX International sebagai lembaga konsultasi di bidang OpEx lebih dari 20 tahun. Kerangka kerja ini memetakan kematangan operasional dalam lima tingkatan, dari early development hingga world class, dan penilaiannya dilakukan melalui observasi langsung di lapangan oleh para konsultan SSCX yang sudah membantu ratusan proyek di berbagai industri di Indonesia. 

Baca juga  From Luxury to Belonging Design Thinking dalam Strategi Four Seasons

Puncak acara Opexcon adalah konferensi dan malam penghargaan. Pada acara puncak, para finalis proyek terbaik, perusahaan dengan implementasi OpEx terbaik, akademisi, praktisi, hingga Chief Executive Officer (CEO) perusahaan ternama akan berkumpul untuk berbagi wawasan melalui presentasi proyek unggulan, talkshow, dan economic outlook.

Sejarah Opexcon

Opexcon pertama kali diadakan pada tahun 2012 dan sejak saat itu, acara ini terus berkembang dan terselenggara secara rutin setiap tahun. Setiap tahunnya, Opexcon berupaya meningkatkan kualitas penyelenggaraannya dan menjadikannya platform bagi para inovator untuk berkompetisi. Pada tahun 2020, di tengah pandemi COVID-19, seluruh rangkaian acara Opexcon, mulai dari pendaftaran hingga malam penghargaan, diselenggarakan secara virtual. Hal ini menunjukkan komitmen Opexcon untuk tetap menjadi wadah bagi perusahaan agar terus bersemangat melakukan improvement di masa sulit. Hingga tahun 2023, Opexcon telah sukses digelar selama dua belas tahun, menjaring 131 tim proyek dalam edisi 2023.

Melalui kompetisi proyek, Opexcon memberikan penghargaan bagi tim yang berhasil melakukan inovasi. Penghargaan dibagi menjadi tiga kategori, yaitu Gold, Silver, dan Bronze. Namun, hanya para pemenang Gold yang mendapatkan kesempatan untuk tampil di panggung utama Opexcon dan menerima hadiah utama.

Beberapa nama besar seperti Chandra Asri, Firmenich, dan Bank Mandiri telah berpartisipasi dan meraih penghargaan di Opexcon, menunjukkan komitmen mereka terhadap budaya perbaikan berkelanjutan. Keberhasilan mereka menjadi tolok ukur bagi perusahaan lain, dan penghargaan ini berfungsi sebagai motivasi untuk terus melakukan transformasi. Selain itu, para peserta juga mendapatkan akses ke lokakarya eksklusif secara gratis, yang bertujuan memperkaya pemahaman mereka tentang metodologi perbaikan dan komunikasi strategis di tingkat pimpinan.

FAQ (Pertanyaan Umum)

  1. Apa itu Operational Excellence Conference (Opexcon)?
    Opexcon adalah ajang tahunan bergengsi yang diselenggarakan oleh SHIFT Indonesia untuk memberikan wadah bagi para profesional dalam berbagi pengetahuan, praktik terbaik, dan inovasi di bidang Operational Excellence (OpEx).
  2. Siapa saja yang dapat berpartisipasi dalam Opexcon?
    Opexcon terbuka untuk para profesional dan perusahaan dari tiga industri utama: Manufaktur, Pertambangan & Energi, dan Jasa.
  3. Apa saja kriteria penilaian dalam kompetisi proyek Opexcon?
    Penilaian proyek mempertimbangkan enam kriteria: pemilihan proyek, metodologi, analisis masalah, solusi yang diusulkan, skala proyek, dan kemampuan presentasi pemimpin proyek.
  4. Apa itu Management Excellence Award?
    Ini adalah penghargaan baru yang diperkenalkan pada Opexcon 2025 untuk menilai seberapa baik sebuah perusahaan menerapkan prinsip Operational Excellence secara holistik, menggunakan kerangka kerja XM3.
  5. Kapan dan di mana Opexcon 2025 diselenggarakan?
    Opexcon 2025 diselenggarakan melalui sembilan rangkaian acara utama dari Maret hingga November, dengan puncak acara pada 13 November 2025.
Baca juga  Kisah Alfatih Timur: Dari Aktivis Kampus hingga Membangun Kitabisa

Sejak pertama kali diadakan, Opexcon telah menjadi ekosistem penting dalam mendorong transformasi industri di Indonesia. Dengan menawarkan berbagai program yang terintegrasi, mulai dari kompetisi proyek hingga penghargaan, Opexcon tidak hanya memberikan pengakuan atas kerja keras tim improvement, tetapi juga berfungsi sebagai platform benchmarking antar industri untuk memacu perbaikan yang lebih baik. Melalui semangat kolaborasi dan kompetisi yang sehat, Opexcon telah berhasil memotivasi para pelaku industri untuk terus berinovasi dan meningkatkan daya saing, menjadikan industri Indonesia lebih berdaya saing di tingkat global.