Keduanya hebat, tapi mana yang lebih penting? Kualitas didefinisikan sebagai standar atau derajat keunggulan sesuatu, sementara nilai didefinisikan sebagai penghargaan terhadap sesuatu karena manfaat atau faktor lainnya. Lebih jelasnya mari kita simak penjelasannya di bawah ini.

Pengertian Kualitas

The American Society for Quality mendefinisikan kualitas sebagai sebuah istilah yang bersifat subjektif yang pastinya berbeda-beda maknanya bagi setiap orang. Secara teknis, kualitas memiliki dua makna:

  1. Karakteristik dari suatu produk atau jasa yang dilihat dari kemampuannya untuk menyatakan suatu kepuasaan
  2. Suatu produk atau layanan yang bebas dari kekurangan

Pengertian Nilai 

Kamus Webster menyebut dan mendefinisikan kata nilai sebagai:

  1. Jumlah, seperti barang, jasa ataupun uang, yang dianggap setara, adil, dan cocok untuk sesuatu yang lain

2. Sesuatu yang layak dalam kegunaannya atau kepentingan yang berkaitan dengan pemiliknya

Nilai, kualitas, dan pelanggan

Saat ini adalah saat dimana para pelanggan mulai melihat arti nilai dari sejumlah uang yang telah mereka keluarkan. Pelanggan mencari nilai ketika mereka membeli barang, dan kualitas tentunya menjadi penentu utama yang akan membentuk nilai tersebut.

Dalam manajemen lean, nilai diartikan sebagai sesuatu yang dianggap layak untuk dibayar dengan sejumlah uang. Pelanggan akan selalu melihat value, oleh karena itu bisnis harus mampu menciptakan value add atas produk atau layanan bisnis dari waktu ke waktu. Dan untuk melakukannya, dibutuhkan kemampuan melihat bisnis dengan menggunakan kacamata pelanggan. 

Meningkatkan Value

Ada beberapa cara yang bisa kita terapkan dengan mudah untuk menciptakan nilai tambah dalam bisnis. Namun, dua hal yang paling menentukan adalah menggunakan perspektif pelanggan dan melakukannya secara konsisten. Dan dua hal ini sangat bisa dilakukan dengan menerapkan Lean Six Sigma ke dalam proses bisnis.

Baca juga  Apa itu 4M + 1E dalam Fishbone Diagram?