Para pekerja pabrik BMW di Jerman telah di fasilitasi 3D-printed ‘super thumbs’. Hal ini bertujuan untuk mengurangi stres pada sendi saat para pekerja mereka merakit bagian-bagian mobil.

Dirancang oleh Departemen Ergonomi di Technical University of Munich, setiap item 3D-printed ‘super thumbs’ dibuat secara individual dengan mengukur tangan pekerja dalam mobile scanner. 3D-printed ini memang dirancang seperti kulit kedua para pekerja, sehingga para pekerja pabrik tetap dapat membiarkan tangannya bergerak bebas.

Seperti dilansir dari bbc.com, salah seorang wakil BMW mengatakan bahwa penggunaan 3D-printed ini harus ditekan dengan ibu jari. “Bahkan untuk orang dengan otot tangan yang kuat, untuk menggerakkannya diperlukan upaya tertentu,” tambah wakil BMW tersebut.

BMW mengatakan penggunaan teknologi 3D-printed ini adalah bagian dari upaya untuk menawarkan “kemungkinan dukungan terbaik” untuk para pekerja pabriknya.

Profesor Peter Buckle, kepala Pusat Robens untuk Kesehatan Ergonomi di University of Survey di Guildford mengatakan bahwa mereka akan mendukung apapun upaya untuk membuat para pekerja tetap fokus melakukan pekerjaannya. “Kami akan menyambut baik hal tersebut, namun harus kami katakan bahwa ini hanya upaya kecil untuk menangani masalah yang kompleks dalam proses produksi,” katanya.

“Ada banyak hal yang dapat menyebabkan stres seperti ini, termasuk postur dan berapa kali mereka melakukan tugas,” tambah Peter. ***RR

Baca juga  CEO Insight: Pentingnya Continuous Improvement