Menetapkan anggaran merupakan salah satu aspek yang paling penting. Bahkan, tidak sedikit perusahaan yang menempatkan anggaran sebagai aspek utama.

Namun, menyusun anggaran tidak pernah mudah. Perusahaan harus dengan teliti merinci setiap masukan dan pengeluaran yang telah dan akan dilakukan. Salah dalam perhitungan anggaran akan berdampak pada kerugian besar perusahaan.

[cpm_adm id=”10097″ show_desc=”no” size=”medium” align=”right”]

Untuk dapat mengelola anggaran perusahaan dengan baik, perusahaan-perusahaan yang sedang merencanakan anggaran dapat belajar dari bagaimana perusahaan-perusahaan asal Amerika Serikat seperti Boeing, Navistar, dan American Standard berhasil mengelola anggaran mereka dengan sangat baik.

Menmbelanjakan Anggaran dengan Bijak

Tidak peduli seberapa besar atau kecil, semua perusahaan manufaktur wajib menjaga dan mengelola anggaran mereka tetap stabil. Berikut cara ketiga perusahaan besar tersebut mengatur anggaran mereka:

  1. American Standard

American Standard merupakan produsen utama yang memproduksi toilet dan wastafel. Untuk menjaga kestabilan anggaran mereka, perusahaan ini memotong memangkas produksi apabila dan ketika penjualan mereka mengalami penurunan dari satu kuarter ke kuarter berikutnya.

  1. Boeing Corporation

Bahkan Boeing, yang menjadi perusahaan pesawat komersial, memangkas produksi untuk tetap menjaga kestabilan anggaran. Alih-alih terus maju dengan proyek pesawat 787 senilai multi miliar dolar yang menjadi mimpi perusahaan, mereka tidak akan merealisasikan impian tersebut hingga biaya material dan perlengkapan sampai pada angka terrendah.

  1. Navistar International

Navistar Internasional memproduksi truk militer dan bagian-bagian mesin. Sebagian besar bisnis mereka berasal dari hubungan kontrak mereka dengan Departemen Pertahanan. Setiap kali kontrak tersebut terlambat, Navistar menarik kembali produksi mereka untuk menjaga anggaran perusahaan.

Tips Budgeting

Meskipun perusahaan-perusahaan tidak berfokus pada sektor industri manufaktur saja, selalu ada hal yang dapat dipelajari dari perusahaan-perusahaan besar di atas ketika membicarakan anggaran perusahaan. Dari memangkas produksi untuk menekan angka pengeluaran, anggaran yang ‘sehat’ akan dicapai bahkan dalam kondisi ekonomi yang sulit.

Baca juga  Tidak perlu bingung, ini beda value add dengan value enabler

Dua tips terpenting untuk mengelola anggaran yang harus diterapkan di setiap perusahaan adalah tetap memantau anggaran perusahaan dengan kerangka anggaran dan waspada dengan naik turunnya angka di pasaran. Menyusun anggaran dengan menggunakan kerangka anggaran menjadi cara yang bermanfaat untuk memantau keuangan perusahaan dan juga mengidentifikasi masalah keuangan yang akan dan sedang dihadapi.

Membuat anggaran setiap sekali atau dua kali dalam seminggu alih-alih sekali setiap bulannya adalah pendekatan terbaik yang dapat diterapkan dalam perusahaan. Ketika pemasukan dan pengeluaran perusahaan selalu mendapatkan perhatian terbanyak, perusahaan akan lebih mudah menyusun anggarannya.

Buat Anggaran Menjadi Kenyataan

Dari perusahaan besar hingga perusahaan kecil sekalipun, tetap jalankan anggaran yang telah dibuat dengan melihat segala kemungkinan yang berhubungan dengan tujuan finansial. Jika dilakukan dengan baik, perusahaan akan mampu membuat anggaran yang sesuai.

Namun, jika perusahaan terus menerus mengalami kegagalan untuk setiap anggaran yang telah disusun, sebaiknya cara ‘memotong produksi’ seperti yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan ternama di atas bisa ditiru.

Karena, sekali lagi, selalu ada yang dapat dipelajari dari kesuksesan perusahaan lain dalam mengelola anggaran mereka.***

Sumber: manufacturingglobal.com