Seperti industri di sektor lain, perbankan juga memiliki banyak peluang untuk meningkatkan efisiensi operasional mereka. Tetapi karena tren terus berubah, maka diperlukan fokus dan metode yang lebih adaptif. Bagi Anda yang tidak ingin tertinggal, Anda bisa menggunakan tiga metode continuous improvement saran dari SSCX berikut ini.

Lean Six Sigma

Keinginan untuk mempertahankan kualitas layanan sesuai dengan preferensi pelanggan sudah menjadi keharusan bagi sektor perbankan. Hal ini adalah jalan agar perusahaan tetap menjadi nomor satu. Untuk itu bank perlu meningkatkan operasi yang bertujuan meningkatkan value untuk pelanggan dengan cara yang lebih efektif, efisien, dan digital. Meningkatkan operasi ini bisa dalam banyak hal, mulai dari kualitas layanan, produktivitas karyawan, menghilangkan proses yang tidak memberi nilai tambah serta pemborosan, mengurangi waktu tunggu, menyediakan layanan digital, dan masih banyak lagi. Nah, untuk meningkatkan itu semua kita bisa menggunakan metode Lean Six Sigma (LSS).

LSS merupakan gabungan dari metode Lean yang fokus menghilangkan pemborosan dan Six Sigma yang fokus pada peningkatan kualitas. Konsep Lean diciptakan untuk meningkatkan kecepatan proses dan kualitas produk, untuk itu perusahaan harus mengidentifikasi proses dan aktivitas yang tidak memberi nilai tambah (pemborosan) kemudian menghilangkannya. Jika berbicara fokus area yang diperbaiki, Lean akan mengarah pada perubahan budaya organisasi secara keseluruhan, sedangkan Six Sigma difokuskan untuk mengubah bagian demi bagian dari proses.

Dalam implementasi LSS, pendekatan yang digunakan adalah menerapkan Lean untuk menghilangkan pemborosan di setiap proses dan selanjutnya untuk menghilangkan proses yang terlalu kompleks kita bisa manfaatkan langkah DMAIC. DMAIC efektif untuk menentukan cacat dan mengidentifikasi cara mengatasi cacat tersebut, diantaranya dengan menggunakan tools seperti: 5 Whys, 5s, Kanban, atau Poka Yoke. Mengutip goleansixsigma, bank yang sukses menggunakan LSS diantaranya adalah Bank of America, Bank of Australia, Capital One, Bank of Montreal, dan CenterState Bank Central.

Baca juga  Efektif dan Efisien dengan Just In Time

Design Thinking

Tren digital mengubah perilaku pelanggan termasuk industri perbankan. Saat ini saluran digital menjadi alternatif utama yang dipilih pelanggan. Karena pelanggan mulai mengandalkan perangkat seluler, maka produk Anda harus ada disana. Untuk menjawab tantangan ini, bank harus berinovasi baik dari sisi proses, produk, platform, juga sumber daya manusianya. Di era semakin digital, customer centricity semakin dibutuhkan, kabar baiknya ada design thinking yang dapat membantu Anda membangun solusi digital terbaik untuk menjawabnya.

Design thinking adalah metode problem solving yang fokus pada empati pelanggan. Metode ini fleksibel digunakan untuk mengembangkan produk atau layanan baru maupun memperbaiki produk yang sudah ada. Dalam buku Change by Design, penulis Tim Brown menyebut metode design thinking membantu individu dan juga organisasi untuk bisa menjadi lebih inovatif dan kreatif.

Metode ini juga akan menjadi strategi bisnis untuk tetap relevan dan diinginkan pelanggan. Adapun keberhasilan dari design thinking dipengaruhi oleh tiga aspek, yaitu  people, process, business. People, memprioritaskan empati dan aspek solusi yang human-centered. Process, memastikan ide layak secara teknis. Sementara aspek business yaitu memastikan ide layak secara finansial. Mengutip dari berbagai sumber, mereka yang telah sukses menggunakan metode design thinking diantaranya adalah ING Bank, Deutsche Bank, dan Bank of America

PDCA

Budaya continuous improvement memberikan keunggulan kompetitif bagi sebuah perusahaan. Budaya ini hanya akan tumbuh jika semua karyawan di semua lini memiliki mindset inovasi dan menerapkannya. Terungkap bahwa penggunaan metode PDCA dapat membantu karyawan untuk memiliki mindset tersebut, metode ini juga akan mampu meningkatkan kerjasama tim sehingga organisasi dapat menciptakan nilai yang lebih baik untuk semua pelanggan di internal maupun eksternal. Banyak perusahaan yang telah membuktikan kekuatan PDCA sebagai metode yang sederhana namun powerful, Bank BCA adalah salah satunya.

Improvement PDCA sebaiknya dilakukan di berbagai aspek secara simultan dan terus menerus di level manajerial maupun supervisor dari semua bagian. Dengan begitu, himpunan sebaran improvement tersebut akan menjadikan perusahaan tumbuh semakin besar dari waktu ke waktu.

Baca juga  Inilah 5 Alasan Mengapa Anda Harus Mendengarkan End Customer

Pilih Sesuai Kebutuhanmu

Organisasi yang ingin terus meningkatkan performa bisnis tidak ragu berinvestasi, membekali karyawan dengan metode continuous improvement yang relevan, sesuai kebutuhan untuk meningkatkan efisiensi dan digitalisasi.

SSCX Internasional (SSCX) sebagai perusahaan konsultan operational excellence, dapat membantu Anda baik melalui pelatihan maupun implementasi proyek. Pelatihan yang diberikan SSCX selalu berkaitan dengan metode problem solving. Tools yang digunakan  antara lain lean six sigma, design thinking, pdca, project management dan semua hal terkait inovasi. Selanjutnya untuk implementasi proyek, ini meliputi desain program untuk membantu perusahaan menganalisis dan mengatasi masalah secara holistik dari aspek proses,  people, dan teknologi.

Ada dua pendekatan yang digunakan, pertama adalah bekerja untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan area masalah, yang kedua fokus pada aspek ‘people’ termasuk di dalamnya adalah program behavior improvement untuk mengubah mindset, meningkatkan leadership, dan meningkatkankan alignment secara terukur.

Penting untuk diketahui, dalam behavior improvement akan dilakukan asesmen sehingga organisasi bisa mengetahui dengan persis permasalahan yang sedang dihadapi. Asesmen ini juga dilakukan terhadap orang-orang di organisasi perusahaan, di semua level sampai top manajemen, adapun mekanismenya termasuk training dan coaching. Inilah yang membedakan SSCX dengan konsultan yang lainnya.

SSCX terus menyempurnakan layanan problem solving dengan membuat terobosan layanan yang end to end. Beberapa klien SSCX di industri perbankan diantaranya adalah BCA, Bank CIMB, Bank BTPN, Bank Mandiri, Bank Permata, Bank DKI, dll. Infomasi lebih lanjut, Anda bisa menghubungi SSCX melalui laman resmi perusahaan di www.sscxinternational.com.