Besarnya skala usaha tidak menjamin sebuah bisnis akan terus bertahan. Hal ini terbukti di Indonesia, di mana sejumlah ritel besar dan ternama justru harus gulung tikar akibat berbagai tantangan internal yang mereka hadapi. Berikut beberapa bisnis ritel di Indonesia yang telah tutup.

Seven Eleven

Seven Eleven merupakan jaringan minimarket yang beroperasi 24 jam dengan konsep berbeda, yaitu menggabungkan penjualan produk ritel, makanan cepat saji, dan area nongkrong dengan harga terjangkau. Di Indonesia, bisnis ini sempat populer pada awal 2010-an, khususnya di kalangan anak muda perkotaan. Namun, gerai-gerainya resmi tutup pada pertengahan 2017 setelah tidak mampu bersaing dengan minimarket sejenis.

Penutupan Seven Eleven tidak hanya disebabkan oleh persaingan, tetapi juga berbagai tantangan internal. Konsep minimarket yang sekaligus menjadi tempat nongkrong dinilai belum sepenuhnya sesuai dengan kondisi pasar Indonesia saat itu. Selain itu, strategi pemilihan lokasi dianggap kurang efektif karena banyak gerai dibuka di area yang sudah padat pesaing atau di lokasi yang kurang strategis. Harga produk juga dinilai belum cukup kompetitif untuk menarik konsumen. Di sisi lain, kebijakan pemerintah pada 2015 yang melarang penjualan minuman beralkohol di minimarket turut berdampak signifikan terhadap penurunan penjualan, mengingat produk tersebut sebelumnya menjadi salah satu andalan mereka.

MUJI Indonesia

Muji merupakan merek ritel asal Jepang yang menawarkan berbagai produk gaya hidup, mulai dari perlengkapan rumah tangga, kosmetik, hingga makanan. Perusahaan ini pertama kali berdiri di Jepang pada 1983, kemudian berekspansi ke London pada 1991, dan terus membuka cabang di berbagai wilayah seperti Amerika, Eropa, dan Asia, termasuk Indonesia sejak 2009.

Namun, operasional Muji di Indonesia harus berakhir akibat dampak pandemi Covid-19 yang menekan penjualan. Kondisi tersebut membuat perusahaan memutuskan untuk menutup seluruh gerainya, termasuk yang berada di Grand Indonesia. Toko tersebut  resmi berhenti beroperasi pada 21 Maret 2021.

Baca juga  Profesi Cybersecurity, Peluang Karier di Era Serangan Siber

Giant

Giant merupakan jaringan supermarket asal Malaysia yang beroperasi di Indonesia di bawah naungan PT Hero Supermarket Tbk. Ritel ini mulai hadir di Indonesia pada 2002 dan sempat berkembang pesat dengan penambahan gerai di berbagai wilayah. Sayangnya, supermarket ini tidak bisa bertahan lama.

Penutupan Giant pada tahun 2021 kerap dikaitkan dengan dampak pandemi Covid-19, tetapi faktor tersebut bukan satu-satunya penyebab. Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo), Budihardjo Iduansjah, menilai perubahan perilaku konsumen turut berperan besar. Masyarakat kini cenderung meninggalkan konsep belanja di toko berukuran besar dan beralih ke cara yang lebih praktis, seperti belanja online. Selain itu, penutupan gerai juga berkaitan dengan strategi bisnis perusahaan yang mengalihkan fokus pada pengembangan jaringan IKEA di Indonesia.

Referensi:

Christy Rosana, F. (2021, June 2). Penyebab tutupnya Giant dan masa depan retail offline. Tempo.co. https://www.tempo.co/arsip/penyebab-tutupnya-giant-dan-masa-depan-retail-offline-507941

Idris, M. (2021, May 30). Sejarah Giant, raksasa ritel Malaysia yang tumbang di Indonesia. Kompas.com. https://money.kompas.com/read/2021/05/30/174014926/sejarah-giant-raksasa-ritel-malaysia-yang-tumbang-di-indonesia?page=all

Komarudin. (2021, April 1). Muji, brand fesyen dan retail asal Jepang tutup seluruh gerainya di Indonesia. Liputan6.com. https://www.liputan6.com/lifestyle/read/4521745/muji-brand-fesyen-dan-retail-asal-jepang-tutup-seluruh-gerainya-di-indonesia

Kusmanto, D. (2021, April 4). Muji Indonesia berhenti beroperasi. Kaorinusantara.or.id. https://www.kaorinusantara.or.id/newsline/164603/muji-indonesia-berhenti-beroperasi

Lintang, I. (2025, June 3). Kenapa Seven Eleven tutup di Indonesia. Inilah.com. https://www.inilah.com/kenapa-seven-eleven-tutup-di-indonesia

Tempo. (2021, December 22). Pandemi belum usai, 5 merek fashion ini terpaksa tutup di 2021. Tempo.co. https://www.tempo.co/gaya-hidup/pandemi-belum-usai-5-merek-fashion-ini-terpaksa-tutup-di-2021-442244

BBC News Indonesia. (2017, June 29). [Judul artikel]. BBC.com. https://www.bbc.com/indonesia/majalah-40428697