JAKARTA – Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menegaskan akan serius menyederhanakan proses perizinan terkait proyek infrastruktur. Hal itu diungkapkannya di US-Indonesia Investment Summit, di Jakarta, Rabu (12/11). Seperti dilansir dari Merdeka.com, Jonan berniat untuk mengkaji ulang regulasi terkait proses-proses perizinan agar perbaikan infrastruktur dapat berjalan lebih cepat.

“Di Kementerian kami berusaha menderegulasi terkait proses-proses perizinan untuk mempercepat perbaikan infrastruktur,” ujar Jonan dihadapan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Robert Blake dan puluhan investor asing.

Jonan mengatakan, saat ini, pihaknya harus mengeluarkan setidaknya 2 ribu izin setiap hari. Jumlah itu dinilainya melewati batas kenormalan. “Saya beritahukan staff, ini lebih dari gila.”

Hal ini juga dikeluhkan pegawainya. “Kami tidak cukup dibayar untuk keluarkan 2 ribu izin tiap harinya,” kata Jonan menirukan ucapan staf.

Atas dasar itulah, Jonan berambisi menyederhanakan proses perizinan. Dalam melakukan itu, dia bakal tetap berpatokan dengan peraturan perundang-undangan.

“Sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan yang ada maka kami akan berikan izin,” ucapnya. “Minggu depan kami akan meneliti beberapa peraturan yang bisa disederhanakan dalam hal proses perizinan.”***

Baca juga  Mengapa Dukungan untuk Pejuang Inovasi Itu Penting?