Istilah Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) tentu sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat saat ini. Terutama bagi mereka yang ingin membeli rumah tetapi belum memiliki dana untuk membayar secara tunai. Namun, sebenarnya ada satu opsi lain yang dapat dimanfaatkan untuk memiliki rumah dengan skema cicilan, yakni Kredit Tanpa Agunan (KTA). 

Definisi 

KPR adalah fasilitas pembiayaan dari bank untuk pembelian rumah dengan cicilan jangka panjang. Sedangkan KTA adalah layanan pinjaman bank untuk mendapatkan dana tunai tanpa jaminan aset untuk berbagai keperluan, seperti biaya kesehatan, pendidikan, atau renovasi rumah. Limit pinjaman KPR juga relatif besar, yakni seharga properti rumah yang dapat mencapai angka miliaran rupiah. KTA sendiri memiliki limit yang terbatas, hanya sekitar 100-500 juta. 

Apa Perbedaan Keduanya? 

  1. Bentuk dan Lokasi Rumah

KPR memungkinkan kalian membeli rumah tipe cluster yang sudah jadi. Sementara KTA membebaskan kalian untuk menentukan tipe, lokasi, dan bentuk rumah karena pinjaman diberikan dalam bentuk uang tunai.

  1. Biaya yang Dibutuhkan

KPR membutuhkan dana Down Payment (DP) sekitar 20-30 persen dari harga rumah. KTA tidak memerlukan DP, tetapi butuh dana di awal yang lebih besar untuk membeli tanah dan membangun rumah. 

  1. Proses Pengajuan 

Pengajuan KPR biasanya memakan waktu yang cukup lama karena setelah DP, bank perlu melakukan survei dan appraisal sebelum akad kredit. Sebaliknya, proses KTA hanya memakan waktu singkat karena cicilan yang diajukan tidak membutuhkan jaminan. 

  1. Perbandingan Suku Bunga

KPR memiliki beberapa jenis bunga floating yang dapat membuat cicilannya fluktuatif sesuai kondisi pasar. Sedangkan KTA, bunganya lebih tinggi. Untuk jenis bunganya bisa dipilih apakah mau bunga efektif yang turun seiring pembayaran pokok utang atau bunga flat yang tetap tiap bulan. 

  1. Jangka Waktu Cicilan
Baca juga  Memahami Work-Life Balance di Era Digital

KPR memiliki jangka waktu cicilan yang cukup panjang mulai dari 10-30 tahun, semakin lama waktu cicilan, semakin besar pula bunga yang dibayarkan. Sebaliknya, KTA memiliki jangka waktu cicilan relatif singkat, hanya dari 1-5 tahun dengan bunga yang lebih sedikit dibanding KPR. 

  1. Risiko Gagal Bayar

Untuk KPR, jika kalian mengalami kendala dalam pembayaran dapat menyebabkan properti/rumah disita oleh bank. Sedangkan KTA, gagal bayar dapat berisiko berkurangnya limit pinjaman dan sulit untuk meminjam lagi di masa depan. 

Kelebihan dan Kekurangan KPR & KTA

KPR memiliki kelebihan tenor atau jangka waktu pembayaran yang panjang, suku bunga yang lebih rendah dibanding KTA. Namun, KPR hanya dapat diajukan untuk pembelian rumah atau properti dan memiliki persyaratan dokumen peminjaman yang ketat. KPR juga memiliki risiko kehilangan aset properti jika terjadi gagal bayar. 

Di sisi lain, KTA mempunyai kelebihan dari segi waktu peminjaman yang relatif cepat karena dilakukan tanpa jaminan, dan dana pinjaman dapat digunakan secara fleksibel. Namun, KTA memiliki suku bunga yang tinggi dan jumlah pinjaman yang kecil. 

Referensi:

BCA Digital. (2024, October 15). KPR vs KTA: Mana solusi terbaik untuk beli rumah? https://blubybcadigital.id/blog/kpr-vs-kta-mana-solusi-terbaik-untuk-beli-rumah

LINE Bank. (2024, November 14). KPR vs KTA: Pilih yang mana? https://linebank.co.id/blog/finansial/kpr-vs-kta-pilih-yang-mana/

Ringkas. (2024, October 31). Bingung pilih kredit multiguna KPR atau KTA? Ini panduan lengkapnya. https://ringkas.co.id/blog/kpr-101/bingung-pilih-kredit-multiguna-kpr-atau-kta-ini-panduan-lengkapnya/Skorku. (n.d.). Ini panduan mendalam kredit rumah menggunakan KPR vs KTA. https://skorku.id/ini-panduan-mendalam-kredit-rumah-menggunakan-kpr-vs-kta/