Pemerintah menyiapkan dukungan pembiayaan strategis senilai Rp2 triliun untuk mendorong kinerja industri tekstil dan furnitur nasional. Dana tersebut ditujukan bagi perusahaan yang memiliki orientasi ekspor, sebagai upaya memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar global.
Kebijakan ini disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (23/12). “Sekarang kami siapkan Rp2 triliun untuk perusahaan tekstil maupun furnitur,” ujar Purbaya dikutip dari Inilah.com.
Latar Belakang Pemberian Bantuan
Dilansir dari Kompas, inisiatif pembiayaan ini berawal dari pembentukan satuan tugas strategi debottlenecking yang bertujuan mengurai berbagai hambatan struktural di sektor manufaktur, terutama persoalan permodalan yang mempengaruhi produktivitas. Selain itu, kebijakan ini juga menjadi respons pemerintah atas berbagai aspirasi pelaku industri yang telah disampaikan sebelumnya.
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie sebelumnya turut mengusulkan skema insentif hingga deregulasi untuk mendukung industri furnitur melaksanakan ekspor. Industri ini dinilai memiliki potensi ekspor yang besar. Namun, hingga kini realisasi ekspor furnitur Indonesia baru mencapai sekitar US$2,5 miliar. Di sisi lain, industri tekstil dan furnitur sempat mengajukan kebutuhan pembiayaan hingga Rp16 triliun, sebelum akhirnya pemerintah menetapkan plafon bantuan sebesar Rp2 triliun.
Skema yang Berlaku
Skema pembiayaan tersebut akan disalurkan melalui Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) dengan bunga pinjaman sebesar 6 persen. Pelaku usaha dapat mengajukan pembiayaan langsung melalui LPEI. “Bunganya 6 persen. Itu saya janjikan ke mereka, sudah bisa mereka datang ke LPEI-nya,” ucap Purbaya dikutip dari Warta Ekonomi.
Melalui bantuan dana ini, pemerintah berharap industri tekstil dan furnitur dapat memanfaatkannya secara optimal untuk mendukung operasional usaha sekaligus memperluas penyerapan pasar ekspor. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat posisi produk tekstil dan furnitur Indonesia di mancanegara, terutama menjelang tahun 2026.
Referensi:
Auliana, C. (2025, Desember 24). Purbaya siapkan kredit Rp2 triliun untuk dorong ekspor industri tekstil dan furnitur. Warta Ekonomi. https://wartaekonomi.co.id/amp/read594879/purbaya-siapkan-kredit-rp2-triliun-untuk-dorong-ekspor-industri-tekstil-dan-furnitur
Rizky, D., & Ika, A. (2025, Desember 24). Purbaya siapkan kredit Rp 2 T buat industri tekstil hingga furnitur. Kompas.com. https://money.kompas.com/read/2025/12/24/130000826/purbaya-siapkan-kredit-rp-2-t-buat-industri-tekstil-hingga-furnitur
Scholastica, C. A. (2025, Desember 24). Menkeu Purbaya siapkan Rp2 triliun untuk dorong industri tekstil hingga furnitur tembus pasar global. Inilah.com. https://www.inilah.com/menkeu-purbaya-siapkan-rp2-triliun-untuk-dorong-industri-tekstil-hingga-furnitur-tembus-pasar-global
