Selain penyematan penghargaan kepada sembilan perusahaan paling efisien di era digital, OPEXCON16 menyelenggarakan sesi seminar, talkshow dan Indonesia economic outlook 2017, Selasa (11/10). Sejumlah CEO perusahaan terkemuka d Indonesia turut berpartisipasi menjadi pembicara, berbagi pengetahuan dan pegalaman bersama audience. Andik Duana Putra, Commercial Director Mbiz mengawali seminar menyajikan bahasan menarik tentang keunggulan operasional perusahaan melalui digital procurement.

Seminar kedua mengulas tentang “Managing Talent In Digital Era” oleh Marrisa Hapsari, Fortia Strategic Partner. Seminar ketiga, Yusuf Rantaw, Plant Director Boehringer Ingelheim memaparkan tema terkait otomasi perusahaannya sebagai sebuah studi kasus yang sangat menarik. Seminar keempat Lisa Widodo Head of Operations & PM blibli.com berbagi pengalaman menjalankan operational excellence di perusahaan e-commerce. Seminar dipungkasi oleh Johari Zein, President Commissioner JNE.

Talkshow dengan tema “Industrial Digitization: A Threat Or An Opportunity” menjadi sesi yang dinanti karena turut melibatkan partisipasi audience. OPEXCON16 memuncaki acara melalui pemaparan pakar ekonomi Revrisond Baswir tentang Indonesia Economic Outlook 2017 dan sharing session dari para finalis.

Menurut Revrisond sejak krisis moneter 2008, kecenderungan ekonomi dunia melambat dibarengi dengan kesenjangan antara orang kaya dan miskin. Di Indonesia krisis terjadi pada 1998 dan pertumbuhan ekonomi setelahnya paling tinggi hanya sekitar 6,5 persen.

Terkait tantangan perekonomian 2017 ia menegaskan para pelaku usaha mesti memposisikan diri sebagai subyek aktif untuk merespon pertumbuhan ekonomi yang melambat. “Investasi yang bagus belum tentu berkontribusi terhadap perekonomian nasional, contohnya sektor pertanian dan industri non migas selama ini tak ikut merasakan aliran investasi,” tuturnya.

Majalah SHIFT merupakan satu-satunya media massa di Indonesia yang memberikan referensi dan panduan operational excellence untuk mewujudkan efisiensi industri. Penyelenggaraan OPEXCON telah menapaki tahun ke-5 dengan tingkat partisipasi dan antusiasme tinggi dari perusahaan-perusahaan di berbagai sektor industri yang menerapkan perbaikan berkelanjutan, mencapai efisiensi industri.

Baca juga  Inovasi, Jawaban atas Tantangan Zaman

Survei yang dilakukan Majalah Shift pada Mei 2016 tentang kesiapan sumberdaya manusia menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN yang sarat ekonomi digital, menunjukan 75 persen investasi perusahaan pada human capital. Nampaknya survei Majalah SHIFT sejalan dengan hasil survei global Caldwell Partners, konsultan bisnis internasional terhadap hampir seribu CEO di dunia pada 2014. Survei tersebut menunjukkan pentingnya human capital dalam strategi bisnis perusahaan, menjadi prioritas utama, diikuti oleh hubungan pelanggan, inovasi, operational excellence, serta brand dan reputasi korporasi.

Para ahli Manajemen Lean Six Sigma menegaskan pentingnya people (SDM) jika perusahaan ingin bertahan dalam kompetisi pasar ASEAN. Di dalam Manajemen Lean, people merupakan kemampuan atau semangat sumberdaya manusia melakukan perubahan, inovasi, improvement, problem solving dan leadership. Perusahaan yang memiliki sumberdaya manusia berinovasi tinggi akan memberikan dampak positif bagi perusahaan. Tak hanya nilai dan budaya perusahaan akan terpelihara dengan baik, kinerja finansial juga menjadi lebih bagus. []