Pareto Chart adalah salah satu jenis chart yang terdiri dari grafik balok dan juga garis. Penamaannya sendiri diambil dari nama orang yang menemukannya yaitu Vilfredo Pareto. Pada chart ini, value individu direpresentasikan oleh balok dalam urutan yang menurun dan jumlah total kumulatif direpresentasikan oleh garis.

Sumber gambar: http://sixsigmaindonesia.com/pareto-chart/

Sumbu vertical yang ada di sebelah kiri adalah frecuency of occurrence, tetapi hal ini dapat merepresentasikan cost atau unit pengukuran lainnya yang cukup penting. Sedangkan sumbu vertical yang terdapat pada sebelah kanan adalah persentase kumulatif dari jumlah total occurrences, total cost, atau jumlah total dari suatu unit yang diukur. Karena alasan-alasan tersebut disusun dalam urutan yang menurun, maka fungsi kumulatifnya adalah fungsi concave atau parabolik cekung. Jika melihat contoh yang ada pada gambar, untuk mengurangi jumlah dari arriving yang terlambat sebanyak 80%, maka kita cukup menyelesaikan tiga masalah pertama.

Tujuan dari pareto chart adalah untuk memperjelas faktor yang paling penting (atau yang paling besar) dari beberapa faktor yang ada. Dalam quality control, hal ini sering kali merepresentasikan sumber defect yang paling sering ditemui, jenis defect yang paling sering muncul, ataupun alasan-alasan yang paling sering muncul saat terdapat komplain dari konsumen, dan banyak lagi hal lain yang sejenis. Wilkinson pada tahun 2006 merancang sebuah algoritma untuk memproduksi batas yang masih dapat ditolerasi (acceptable limit) berdasarkan ilmu statistik untuk masing-masing balok pada Pareto chart. Hal ini memiliki kesamaan juga dengna confidence interval.

Pareto chart dapat dibuat dengan program spreadsheet sederhana seperti OpenOffice Calc, Microsoft Excel, dan software tool yang khusus untuk statistik yang bekerja sebaik online quality chart generator. Pareto chart juga termasuk ke dalam tujuh tools dasar dari quality control.

Posts Related to Pareto Chart

  • Memahami Prinsip Pareto

    Untuk waktu yang lama, Hukum Pareto telah mengacaukan prospek ekonomi seperti sebuah penghalang yang senantiasa berpindah dalam sebuah lanskap: sebuah hukum empiris yang tidak seorangpun …

  • Sekilas Mengenai Histogram

    Dalam ilmu statistik, histogram adalah sebuah representasi grafik yang menampilkan impresi visual dari distribusi data. Histogram adalah sebuah estimasi distribusi probabilitas dari variabel kontinyu dan …

  • Defects Per Million Opportunities (DPMO)

    Defects Per Million Opportunities (DPMO) termasuk salah satu pengukuran dari process performance selain Cpk, PPM, Ppk, dan COPQ. DPMO adalah sebuah metodi pengukuran performansi proses …

  • Data Tidak Normal dalam Six Sigma

    Dear Expert, dalam implementasi control chart di pabrik kami, kami sering menemukan data yang tidak normal. Apa yang sebaiknya kami lakukan? Saat melihat data anda …

  • Check Sheet

    Check sheet adalah sebuah dokumen sederhana yang digunakan untuk mengumpulkan data pada saat real-time dan pada lokasi dimana data tersebut muncul. Biasanya dokumen ini terdiri …

Source Article from http://www.sixsigmaindonesia.com/pareto-chart/
Six Sigma Indonesia  РSSCX International | Training, Pelatihan, Proyek, Sertifikasi Green Belt dan Black Belt
Agenda pelatihan lean six sigma terdekat:

  1. Lean Six Sigma White Belt, 8 – 9 Juli 2021
  2. Lean Manufacturing, 4 – 5 Agustus 2021
  3. Lean Six Sigma Green Belt, 18 – 20 Agustus 2021
Baca juga  Mengapa Perusahaan Fortune 100 Memiliki Black Belt?

Informasi dan registrasi hubungi http://wa.me/628175763021