Untuk meraih nilai bisnis yang tidak berwujud dari inisiatif continuous improvement, maka Anda harus berfokus pada penggunaan metode dan juga tools yang dapat membantu organisasi Anda meraih keunggulan operasional (operational excellence).

Teknik Lean Six Sigma telah banyak diadopsi oleh berbagai jenis industri, namun ternyata 50-70 persen inisiatif perbaikan yang dijalankan organisasi gagal mencapai potensi terbaik mereka. Sehingga menurut Jonathan Gray Presiden Direktur di lembaga konsultasi manajemen IT dan layanan bisnis, ada tiga prinsip utama dalam melakukan transformasi bisnis yang nyata, yakni:

  1. Peran pemimpin yang benar-benar menjadi role-model untuk memberdayakan karyawan
  2. Memastikan bahwa perbaikan / improvement selalu terhubung dengan menyelaraskan inisiatif untuk strategi bisnis
  3. Membuat target pencapaian yang dapat melampaui penurunan biaya berdasarkan waktu dan layanan

Namun, dalam menerapkan ketiga prinsip tersebut demi perubahan yang diinginkan, tentu ada hambatan yang sering ditemui.

Pemimpin harus menjadi role-model dari perubahan di dalam organisasi

Para pemimpin harus menjadi sosok yang terbuka untuk selalu belajar dan terus memperbaiki diri mereka, serta menciptakan lingkungan dimana kesalahan dianggap sebagai suatu pembelajaran yang baik. Pemimpin lean yang menjadi role model ini mampu mengartikulasikan evolusi dari metode lean di dalam seluruh sendi organisasi. Selain itu, pemimpin juga harus berfokus pada pengembangan perilaku melalui pembinaan situasional (on-the-job) dan melakukan observasi di ‘shop floor’ atau yang sering disebut dengan gemba.

Menentaskan silo dalam organisasi

Sebuah tim berarti sekelompok orang yang saling bertanggung jawab dengan keterampilan yang saling melengkapi, berkomitmen pada tujuan yang sama. Namun tim yang lebih senior sering dianggap sebagai kelompok yang berbeda, dengan anggapan bahwa semakin baik kinerja mereka maka semakin baik pula kondisi finansialnya. Sehingga tujuan bersama pun menjadi bias.

Baca juga  Inovasi, Jawaban atas Tantangan Zaman

Menemukan tujuan bersama memang bukan suatu hal yang mudah. Karena pada kenyataannya, proses dari transformasi bisnis itulah yang akan membawa organisasi kepada satu tujuan bersama. Organisasi harus memiliki tujuan untuk terus mendorong perbaikan kinerja di seluruh value stream dan bagaimana menciptakan lingkungan kerja yang nyaman untuk bekerja. Hal ini akan menciptakan peningkatan kinerja dan lingkungan yang menerapkan perbaikan terus menerus dengan benar. Demi satu tujuan bisnis bersama, tim harus bekerja sama untuk mengurangi risiko dan saling mendukung dalam melaksanakan inisiatif perbaikan.

Cara terbaik melakukan perubahan

Mereka yang berhasil melakukan perubahan dengan baik cenderung memiliki nilai yang kuat dan konsisten dalam melakukan pendekatan untuk meningkatkan dan mengimplementasikan perubahan. Sifat kepemimpinan mereka fokus pada dampak jangka panjang. Pemimpin yang sukses mendampingi proses perubahan dalam organisasinya melakukannya secara terus menerus.***