Design Of Experiment (DoE) adalah tool dalam Lean Six Sigma yang bisa membantu mengoptimasi suatu sistem atau proses.

Metodologi yang pertama kali diperkenalkan oleh Ronald A. Fisher dalam buku yang diterbitkan pada tahun 1935 berjudul The Design of Experiment ini mampu membantu Anda menciptakan proses terbaik dengan mengoptimalkan semua parameter kritikal dalam proses.

DoE merupakan pendekatan terstruktur yang mampu mengidentifikasi faktor-faktor di suatu proses yang berkontribusi terhadap efek tertentu. Tool ini pada akhirnya juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung adanya ide-ide dan inovasi untuk menuju continuous improvement. Terdapat tiga aspek yang bisa dianalisa menggunakan DoE, yaitu:

1. Faktor

Faktor atau input dari proses dapat diklasifikasikan sebagai variabel – variabel yang dapat dikontrol atau tidak dapat dikontrol.

2. Level atau setting (pengaturan) di setiap faktor

Eksperimen biasanya dilakukan dalam dua – atau terkadang tiga tingkatan untuk setiap faktor

3. Respons atau output dari proses.

Eksperimen dilakukan dengan tujuan menghindari keharusan optimasi proses untuk satu respons dengan mengorbankan respons lain. Oleh sebab itu, hasil-hasil yang penting akan selalu diukur dan dianalisa untuk menentukan faktor dan pengaturan sehingga bisa memberikan hasil paling sempurna.

Desain eksperimen yang sukses ditandai dengan munculnya hubungan antara perubahan dari setiap faktor dengan perubahan dari responsnya. Setelah hubungan ini dipahami dengan baik, mereka dapat digunakan untuk menemukan solusi yang praktis dan efisien untuk melakukan proses perbaikan dan pengurangan variasi.

Ingin menguasai DoE? Mari bergabung di SSCX Public Training “DoE: How to Design and Optimize an Experiment”,  10 – 11 Juni 2021. Informasi lebih lanjut  kunjungi www.sscxinternational.com atau hubungi tim support SSCX di http://wa.me/628175763021.

Baca juga  Memiliki Perusahaan yang Masih Kecil? 3 Hal tentang Six Sigma ini Kamu Wajib Tahu