Demam piala dunia masih terus berlanjut, terutama setelah kemenangan Inggris atas Swedia yang membuat kapten The Three Lions, Harry Kane menuai banyak pujian. Topscorer sementara turnamen dengan torehan enam gol dan pemain terbaik Inggris ini pun dijuluki memiliki kepemimpinan yang “inspiratif”.

Manajer sepakbola Inggris, Gareth Southgate cukup vocal membicarakan kinerja dan keterampilan kepemimpinan Kane. Dalam wawancaranya dengan Daily Mail, Southgate mengatakan bahwa Kane memiliki keyakinan untuk mendapatkan skor di setiap kali permainan dan memiliki sifat tidak egois. Striker Marcus Rashford baru-baru ini juga mengakui bahwa Kane memimpin dengan tindakannya.

Sebelum Soutgate memilih Kane sebagai kapten, mantan pemain timnas Inggris Frank Lampard juga menilai bahwa Harry Kane adalah sosok paling ideal. “Kane adalah jimat dan telah menjelma sebagai pemain luar biasa dalam tiga musim terakhir,” katanya.

Penelitian menunjukkan bahwa mendapatkan rekan satu tim seperti Rashford yang sepakat bahwa pemimpin adalah hal yang menginspirasi, bukanlah tugas yang mudah. Terlebih, Bain & Company menemukan bahwa tidak ada pemimpin yang inspiratif di tahun 2017. Namun, penelitian yang sama meyakini bahwa kepemimpinan dapat meningkatkan tingkat produktivitas dan semangat yang lebih tinggi.

Berdasarkan hasil pendapat 2.000 orang yang disurvei, Bain & Company menyatakan bahwa untuk menjadi inspiratif – seperti Kane, seseorang harus melakukan sesuatu yang lebih dari sekedar mencoba untuk menginspirasi.

“Pemimpin perlu melakukan kombinasi unik dalam memotivasi individu dan tim untuk mengambil misi yang berani – dan meminta mereka bertanggungjawab atas hasil,” kata Eric Garlton partner Bain & Company. “Cara ini akan membantu mereka mendapatkan kinerja yang lebih tinggi melalui pemberdayaan, bukan perintah dan kontrol.” Anda juga membutuhkan satu atribut yang benar-benar menginspirasi.

Para responden yang terlibat disini membuat daftar 33 sifat yang mereka pikir akan menunjukkan kepemimpinan yang hebat. Namun, itu tidak berarti bahwa untuk menjadi inspiratif, para pemimpin harus mengadopsi semuanya (33 sifat). Bahkan, berfokus pada satu sifat dan menjadikannya sebagai kekuatan inti, ternyata sama efektifnya.

Untuk beberapa orang yang penasaran, daftar yang dimaksud yaitu mencakup kerendahan hati, vitalitas, tanggung jawab, tidak egois, keterbukaan, visi, dan toleransi. Semua daftar ini menjadi kebutuhan mereka sebagai pilar utama tim. Ini menunjukkan bahwa pemimpin perlu menunjukkannya – dengan melakukan sesuai jalannya, daripada berbicara.

Garton mengutip banyak contoh untuk titik kasus ini, satu yang menonjol yaitu ketika Alan Mulally pergi ke Ford pada 2006 untuk membantu memperbaiki bisnis, dia mengambil tindakan yang berani untuk mengubah cara operasinya. Pada satu titik, dia memuji Mark Fields (yang menjadi penggantinya) karena mengakui kegagalan dalam sebuah pertemuan eksekutif. Apa yang dilakukan Garton ini berhasil mengubah pola komunikasi di Ford menjadi lebih terbuka dan jujur.

Bagaimana Anda memulainya?
Ini mungkin pertanyaan aneh, tetapi perilaku Anda tidak dapat secara tiba-tiba berubah dengan membaca artikel ini. Ini hanya akan membantu Anda mengenali atribut yang bisa mengarahkan Anda pada inspirasi.

Riset IBM mendukung sentimen ini, dengan tim yang bertugas mensurvei 1.700 CEO berskala nasional. Tujuan di balik penelitian itu adalah untuk mengetahui bagaimana memulai inspirasi. Sekitar 1.000 CEO membuat tim menjadi lebih kolaboratif dan mendorong karyawan untuk berbicara dengan mereka tentang masalah pribadi jika perlu.

Semakin banyak karyawan yang merasa bahwa seorang atasan sedang berusaha membantu mereka atau menunjukkan nilai-nilai yang sering mereka sebutkan, kemungkinan besar pemimpin itu akan dilihat sebagai sosok inspiratif.

Apa yang benar-benar penting adalah mengidentifikasi apa saja bidang yang perlu Anda tingkatkan. Dengan kesadaran, umpan balik yang baik, dan rencana pengembangan, para pemimpin dapat mengembangkan berbagai kompetensi.

Juga, untuk dinilai sebagai sosok inspirasional, Anda perlu membuktikannya- bahkan di luar tempat kerja. Tetapi mereka tidak akan tahu kecuali Anda membicarakannya lebih dari sekedar pekerjaan, pada satu waktu kembangkan hubungan lebih dalam dengan staf, itu selalu menjadi awal yang baik untuk memulai.

Meskipun tampaknya tidak ada satu ukuran yang pasti untuk menjadi inspiratif, apa yang paling mungkin dan penting adalah bahwa hal itu dapat dipelajari. Cari tahu apa yang terbaik untuk Anda. Temukan apa atribut tim Anda. Bersikap terbuka dan jujur. Jadilah diri Anda sendiri – mau belajar dan mendengar.