Para pemimpin terbaik selalu berhasil melakukan problem solving atau pemecahan masalah yang ada di organisasinya. Mereka mampu melihat masalah dengan jelas dan memiliki pendekatan yang tepat dengan menjadikannya peluang. Pertanyaannya, bagaimana kita bisa memiliki kemampuan problem solving seperti mereka?

Jika Anda ingin lebih efisien melakukan problem solving, maka Anda harus bertanggung jawab untuk mengembangkan keterampilan problem solving yang Anda miliki. Anda harus belajar dan melatihnya dengan benar. Mungkin akan sulit di awal, namun jika Anda berhasil meningkatkan kemampuan ini maka Anda siap mengatasi semua tantangan di masa depan termasuk ketika Anda menjadi pemimpin organisasi berikutnya.

Melakukan Problem Solving

Khusus untuk Anda para sahabat SHIFT Indonesia, berikut adalah enam langkah yang bisa Anda ikuti untuk melakukan problem solving dengan lebih efisien, yaitu:

Pertama, definisikan ruang lingkup masalahnya

Definisikan ruang lingkup masalah secara jelas. Anda harus memastikan batasan-batasan atau area mana yang akan dieksekusi, buat deksripsi masalah berdasarkan fakta dan bukti yang ada.

Kedua, kumpulkan datanya

Kumpulkan data-data yang memang diperlukan dan cukup sehingga tidak dua kali kerja akibat data-data yang kurang atau salah.

Ketiga, temukan akar penyebab masalahnya

Identifikasi faktor-faktor yang mendasari atau menjadi penyebab utama masalah hingga ke akarnya. Anda harus meng-investigasi setiap tindakan yang menyebabkan masalah hingga akhirnya menjadi penghambat dalam proses atau produk.

Keempat, pilih solusi terbaik

Solusi terbaik untuk mendapatkan hasil terbaik, beberapa kriteria yang perlu dipertimbangkan dalam memilih solusi diantaranya dampak bisnis, biaya implementasi, lama waktu implementasi, dan kemampuan teknologi.

Kelima, implementasikan solusi

Lakukan sesuai dengan rencana solusi yang sudah Anda buat.

Keenam, pantau hasil supaya berkelanjutan

Pastikan bahwa solusi yang dijalankan bisa sustain sehingga masalah yang kita selesaikan tidak kembali terjadi di masa depan.

Baca juga  9 kebijakan strategis untuk memperkuat industri penunjang infrastruktur

Enam langkah problem solving ini terlihat sederhana tapi tidak bisa dilakukan asal-asalan ya excellent people. Apalagi bagi Anda para change agent dan para calon pemimpin masa depan perusahaan, Anda harus memahami dan menguasai metode problem solving yang benar. Jadi jangan ragu untuk mengikuti pelatihan jika memang diperlukan.