CMOS atau Claim Motor System merupakan aplikasi solusi bagi industri asuransi umum di Indonesia. CMOS adalah salah satu produk PT EDI Indonesia, sebuah perusahaan pelopor pengembang jasa pertukaran data elektronik (PDE) yang berdiri sedari 1995. CMOS diklaim EDII sebagai digitalisasi proses bisnis menjawab pesatnya industri kreatif yang menuntut inovasi teknologi informasi.

[cpm_adm id=”10763″ show_desc=”no” size=”medium” align=”left”]

Menurut Helmi Wantono, Presiden Direktur EDII, dikutip dari Majalah Info Bank edisi Juli 2015, bahwa CMOS merupakan aplikasi klaim kendaraan bermotor pertama buatan Indonesia yang memiliki efektifitas dan efesiensi ketimbang aplikasi sejenis milik perusahaan luar negeri.

Sebagai inovasi proses binsis klaim asuransi CMOS berupaya merespon pasar bisnis asuransi umum dalam negeri terkait jumlah kendaraaan bermotor yang terus bertambah.

Melalui sistem klaim yang efektif dan efesien sebuah perusahaan asuransi bisa melakukan proses edukasi kepada pelanggan atau konsumen tentang pentingnya memiliki asuransi kendaraan. Pertumbuhan margin perusahaan asuransi salah satunya ditentukan dari keberhasilannya melakukan edukasi terhadap konsumen. Selama ini CMOS mampu memberikan layanan klaim asuransi secara efektif dan efesien seiring pertumbuhan jumlah pelanggan.

Selain melakukan inovasi teknologi informasi, EDII sebagai pengembang jasa pertukaran data elektronik berupaya bersinergi dengan banyak perusahaan di ASEAN terkait pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN atau MEA. Filipina menjadi satu negara di ASEAN yang cukup strategis mengembangkan platform bisnis serupa. Melalui penyederhanaan integrasi antar entitas, sistem dan platform yang berbeda, proses bisnis antarpelaku usaha dapat terintegrasi dengan mudah sehingga meningkatkan revenue perusahaan pengguna.

[cpm_adm id=”11002″ show_desc=”no” size=”medium” align=”none”]

Kunci sukses lain untuk menghadapi MEA selain inovasi adalah meningkatkan kualitas human capital. Melalui dukungan SDM berkualitas dan penggunaan teknologi yang up to date, produk dan layanan terbaik bisa diciptakan, siap bersaing di pasar dunia.***

Baca juga  SDM yang kompeten¬†dibutuhkan untuk menggerakkan industri sawit