Organisasi sama halnya seperti organisme hidup, untuk bertahan mereka perlu terus beradaptasi. Metode harus berubah, fokus harus berubah, nilai harus berubah. Ketiga perubahan ini oleh pendiri Intel dan juga legenda Silicon Valley, Andrew Grove, disebut sebagai transformasi.

Pertanyaan tentang siapakah (perusahaan) yang akan menang melawan perubahan sudah sering kita dengar, kita juga sepakat dengan jawaban bahwa mereka yang paling adaptif dengan kondisi sebagai juaranya. 

Jika kita perhatikan, kelangsungan hidup suatu bisnis memiliki kesamaan dengan kehidupan organisme. Kesamaan ini erat kaitannya dengan upaya bertahan hidup, seperti memiliki kebutuhan dasar hidup (rumah/ infrastuktur dan makanan/ pendapatan), kebutuhan untuk tumbuh, dan kebutuhan akan rasa aman. 

Kebutuhan bertahan hidup ini dalam perjalanannya memotivasi setiap organisme atau organisasi berevolusi. Seperti kita tahu keduanya sama-sama dihadapkan dengan hukum alam, yang kuat yang akan bertahan. Dalam hukum alam, seleksi terjadi secara alami, jika di habitat muncul spesies baru atau di pasar muncul bisnis baru dengan karakteristik yang mendukung maka mereka akan mampu tumbuh cepat. 

Diantara makhluk hidup, bakteri adalah salah satu makhluk yang paling sukses beradaptasi terhadap seleksi alam. Sebagai mikroorganisme sel tunggal, bakteri mampu bertahan hidup meskipun tanpa sinar matahari. Ya, tidak seperti makhluk hidup lain mereka sangat mudah beradaptasi dan bisa berkembang biak dengan kecepatan tinggi. Sebab itu, mereka disebut sebagai makhluk hidup paling efisien. 

Dalam bisnis, panjang pendeknya umur suatu perusahaan tergantung pada nilai (value) yang dihasilkannya atau seberapa efisien proses mereka. Dengan demikian, mereka yang tidak menghasilkan apapun akan segera tersingkir dari arena.  

Penulis Michael Shermer mengenalkan istilah ‘patternicity’ sebagai kemampuan seseorang untuk menemukan pola diantara peristiwa yang tidak saling terkait. Sebagai individu, kemampuan mengenali pola ini berperan penting bagi kelangsungan hidup kita. Ini adalah tentang bagaimana cara kita belajar dan beradaptasi dari kesalahan kita sendiri (dan juga orang lain). Pasalnya, baik itu dalam lingkungan alam maupun bisnis, tidak ada organisme atau organisasi yang akan bertahan lama jika mereka tidak belajar dari kejadian masa lalu dan mencari pola untuk bertindak di masa depan. Sudah jelaskan? Jadi apa tindakanmu berikutnya? 

Baca juga  Manajer dan Pemimpin: Serupa Tapi Tak Sama