Banyak perusahaan yang gagal memanfaatkan peluang yang tersembunyi dibalik krisis. Jangan biarkan perusahaan anda menjadi salah satunya.
Banyak perusahaan yang gagal memanfaatkan peluang yang tersembunyi dibalik krisis. Jangan biarkan perusahaan anda menjadi salah satunya.

Para ahli ekonomi telah memprediksi terjadinya renaisans di industri manufaktur pada 2013, khususnya di wilayah utara Amerika. Survey terbaru oleh Instiutute of Supply Management menemukan bahwa di Amerika Serikat, revenue dari manufaktur akan tumbuh sebesar 4,6% pada tahun ini. Sementara itu, belanja modal akan meningkat sebesar 7,6%.

Menurut ekonom Allan Meltzer dari Carnegie Mellon, peningkatan tersebut merupakan imbas dari perkembangan teknologi. Strategi bisnis yang kreatif diperlukan untuk tetap berada dalam persaingan dan meningkatkan keuntungan.

John Mills, VP dari Business Development di Rideau Recognition Solutions yang bergerak di bidang pemberdayaan karyawan dan peningkatan produktifitas, memberikan beberapa saran mengenai resolusi yang sangat penting untuk dijalankan di perusahaan manufaktur. Menurutnya, kondisi “renaisans” di industri manufaktur bisa jadi membawa ketidak pastian dan kompetisi yang makin ketat. Perusahaan dituntut untuk lebih kreatif dalam merumuskan dan menjalankan strategi bisnis, agar mampu menemukan kesempatan yang tersembunyi dibalik kekacauan. Berikut beberapa 5 tips untuk meningkatkan kemampuan kompetitif anda:

1) Lakukan eksperimen terlebih dahulu

Jangan lakukan perubahan secara ekstrem sekaligus. Lakukan perubahan secara perlahan  dengan banyak penyesuaian. Bentuk tim dan siapkan sumber daya yang siap pakai untuk proyek-proyek test-drive dengan skala kecil. Anggap saja proyek-proyek kecil tersebut sebagai sarana melatih karyawan dan memperkenalkan mereka dengan teknik-teknik baru sambil mendapatkan “sedikit” profit yang menyertainya.

2) Berikan insentif secara langsung kepada karyawan yang mempelajari skill baru

Susun program penghargaan yang akan mengapresiasi mereka yang mampu belajar dengan cepat, sambil menjalani tugas dan mengejar target. Buat penghargaan secara personal, penuh arti, dan jelas (penghargaan untuk prestasi apa), sehingga mereka yang mengejar prestasi akan tahu keuntungan dari semua effort yang mereka berikan.

Baca juga  Industri Manufaktur Ditargetkan Tumbuh 5,80 Persen di Tahun 2024

3) Mendekatlah kepada klien dan prospek

Mungkin anda bisa merancang suatu program yang memungkinkan karyawan anda menghabiskan waktu bersama tim desainer dari klien untuk lebih memahami pemikiran dan tujuan yang ada dibalik produk yang mereka pesan. Lihatlah teknologi yang ada dibalik teknologi.

4) Runtuhkan temboknya

Biarkan bagian perancangan dan produksi saling berinteraksi. Lupakan bahwa mereka ada di dua departemen yang berbeda. Cobalah menukar posisi; perlakukan manufaktur sebagai pencipta dan desainer sebagai pembuat. Biarkan mereka berkolaborasi sesering mungkin.

Setiap pergantian kalender akan membawa harapan baru, dan juga kemungkinan baru. Selalu pelihara optimisme. Jadilah kreatif tapi tetap berpikir sederhana. Lakukan eksperimen. Bergeraklah perlahan namun pasti; berikan pondasi yang kuat kepada karyawan dalam menghadapi arus perubahan di dunia industri. Ingat, tidak ada jaminan apapun untuk sukses anda. Perubahan adalah sarana untuk memperkenalkan masalah sebagai produktifitas. Bersabar dan tetap ikuti perkembangannya, dan tetap melangkah maju.

 

Sumber: Industry Week.