Bagi industri manufaktur, memberikan value terbaik bagi pelanggan sembari meningkatkan efisiensi adalah hal yang sangat penting. Terlebih di era sekarang dimana biaya bisnis menentukan keunggulan kompetitif. Bagaimana perusahaan manufaktur kelas dunia mencapai produktivitas maksimal dan tetap kompetitif? Dan kini terungkap jawabannya yaitu menerapkan Lean Manufacturing.

Apa itu Lean Manufacturing?

Lean Manufacturing atau Lean Production adalah sebuah metode yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi baik sisi material maupun sumber daya di lini produksi.

Metode ini diadaptasi dari metode populer Toyota Production System (TPS). Tujuan akhirnya yaitu menghasilkan produktivitas dan profitabilitas maksimal untuk perusahaan.  Caranya dengan menghilangkan apa yang tidak menambah nilai (Non Value Added) di seluruh proses sehingga biaya kualitas menjadi lebih rendah (lower cost), kualitas produk lebih baik (better quality), dan produk bisa sampai ke pelanggan lebih cepat (faster delivery).

Manfaat Lean Manufacturing

Lean Manufacturing memberi manfaat yang berlipat ganda, ini meliputi:

  1. Meningkatkan Produktivitas
  2. Meningkatkan Kualitas Produk
  3. Meningkatkan Sustainability Perusahaan
  4. Meningkatkan Kepuasan Karyawan
  5. Meningkatkan Profitabilitas

Excellent people, kita perlu merangkul Lean, namun tidak boleh sembarangan. Lean bukan berarti memangkas semua sumber daya, karena sistem operasi harus bisa meminimalkan pemborosan tanpa mengurangi produktivitas atau kualitas. Sebab itu,  dalam menerapkan program Lean di organisasi harus dimulai dengan membangun pemahaman yang benar tentang metode dan penguasaan tools pendukungnya. Jika tidak, maka program Lean bisa membahayakan bisnis.

Yuk, kita siapkan fondasi dasar ini bersama SSCX. SSCX telah membantu ratusan perusahaan membangun budaya Lean yang sukses melalui pelatihan, asesmen, hingga implementasi proyek. Hubungi SSCX di 08175763021.

Baca juga  Mengenal Value dari Kacamata Pelanggan dan Lean Six Sigma