Analis keamanan atau Principal Security Researcher Kaspersky Lab, angkat bicara soal kasus peretasan data Yahoo yang terjadi tiga tahun lalu. Publik akhirnya mengetahui insiden tersebut lantaran pihak Yahoo sendiri yang melaporan tindakan melawan hukum tersebut tahun ini.

David Emm dari Kaspersky Lab menerangkan bahwa insiden pelanggaran keamanan tersebut menjadi sinyal peringatan tentang pentingnya regulasi dan motivasi perusaaan untuk mengamankan datanya. Perusahaan keamanan asal Rusia itu jika mengimbau perusahaan untuk mengambil langkah pengamanan termasuk melapor kepada pihak yang berwajib untuk menangani pelanggaran secara cepat.

Selama ini para pelanggan mempercayakan data pribadi kepada perusahaan karena merasa lebih aman. Pun perusahaan juga berupaya menyimpan data-data tersebut dengan cara aman dan legal.

[cpm_adm id=”11784″ show_desc=”no” size=”medium” align=”left”]

Solusi keamanan dapat mengurangi risiko serangan secara signifikan. Di sisi lain perusahaan mesti mengambil langkah bisnis, memberikan perlindungan total. “Memperbaiki dan menjalankan perangkat lunak sangatlah penting,” ujar David.

Melakukan audit keamanan secara regular pada kode situs dan pengujian penetrasi infrastruktur juga tak kalah penting. Konsumen mesti mendapatkan kepastian keamanan data melalui kata sandi yang terlindungi menggunakan hashing yang aman dan salting alogaritma.

Cara terbaik yang bisa diambil perusahaan untuk memerangi serangan siber ada di bagian awal. Strategi keamanan siber yang efektif perlu dirancang sebelum perusahaan menjadi target. Peretasan 1 miliar data pengguna Yahoo seolah mengingatkan kepada perusahaan untuk senantiasa mengantisipasi dan menanggulangi secara efektif. []

Baca juga  4 Inovasi Pengelolaan dan Pengembangan Sumber Daya Air Berkelanjutan yang Tampil di Ajang WWF