Tahukah Anda jika Toyota dan Boeing berhasil menjadi perusahaan terbaik di dunia berkat metode PDCA? Kedua perusahaan tersebut menggunakan metode yang dikembangkan oleh Dr. Shewhart (dari Bell Laboratories) dan Dr. Deming ini secara efektif untuk menganalisis masalah dan melakukan tindakan perbaikan melalui continuos improvement secara konsisten.

Metode PDCA

PDCA tidak hanya sebatas metode untuk membantu organisasi meningkatkan proses dan memperbaiki kinerja ya excellent people. Lebih dari itu, PDCA juga menjadi tool yang sangat berguna untuk meningkatkan budaya organisasi.

PDCA merupakan metode empat langkah Plan – Do – Check – Act. Metode ini digunakan untuk mengawasi dan menyesuaikan ketidaknormalan yang mungkin terjadi dalam sebuah proses bisnis dan meningkatkannya. Lebih jelasnya mari kita simak penjelasan tentang empat langkah PDCA berikut ini:

  1. Plan, mengidentifikasi dan menganalisa masalah yang akan diselesaikan
  2. Do, mengembangkan dan menguji coba solusi sejalan dengan strategi yang diidentifikasi di fase Plan
  3. Check, yaitu tahap pemeriksaan dimana kita harus mengukur seberapa efektif kinerja solusi yang sudah dilakukan di fase Do dan melakukan tindakan korektif yang diperlukan untuk menyempurnakannya
  4. Act, menerapkan solusi yang telah ditingkatkan secara menyeluruh

Salah satu kelebihan dari PDCA adalah sifatnya yang fleksibel dalam penggunaannya. PDCA bisa digunakan untuk manajemen proyek hingga manajemen sumber daya. PDCA bisa digunakan tidak hanya di sektor manufaktur tetapi juga di semua sektor lainnya seperti industri perbankan dan asuransi. Dan PDCA yang sangat luar biasa ini bisa kita pelajari dan implementasi di organisasi dengan sangat mudah. Bagaimana caranya? Semua materi dan teknik implementasinya akan kita bahas di pelatihan PDCA 7 Tools, 21 – 22 Oktober 2021. Info dan pendaftaran hubungi tim support kami di 08175763021 atau www.sscxinternational.com

Baca juga  Perbaikan atau Pencegahan?