DMAIC: Fase-Fase dalam Process Improvement

Design – Measure – Analyze – Improve – Control
Pernah mendengar istilah DMAICJenjang Karir Six Sigma: Alasan McKesson Menjadi Perusahaan Favorit? (Bagian 1). Read more ... »? Istilah tersebut sebenarnya adalah sebuah singkatan dari Design-Measure-Analyze-Improve-Control, dan merupakan sebuah disiplin dari metodologi Lean Six SigmaBenarkah Kebutuhan Akan Six Sigma Change Agent Mulai Meningkat?. Read more ... ». Fase improvementLima Cara Sukseskan Inisiatif Lean Six Sigma di Perusahaan. Read more ... » DMAIC merupakan common practiceJany Chandra dan ASSA Rent: Strategic Improvement System untuk Bisnis yang Lebih Baik. Read more ... » yang menjadi patokan dalam menjalankan proses Lean Six Sigma di suatu organisasi.
DMAIC adalah sebuah siklus improvement yang berbasis kepada data (performance data), yang digunakan untuk meningkatkan, mengoptimasi dan menstabilkan desain dan proses bisnis pada suatu perusahaan. Namun demikian, DMAIC tidak hanya milik LeanKaizen di Amazon.com: Green Strategy dan Efisiensi. Read more ... » Six SigmaKualitas dan Pengaruhnya Terhadap Cost dan Revenue . Read more ... » dan dapat digunakan sebagai kerangka kerja untuk aplikasi improvement lainnya.
Berikut penjabaran aktifitas yang dilakukan di setiap tahap DMAIC:
Define
Tuliskan segala hal yang diketahui mengenai proses yang akan diperbaiki. Klarifikasi fakta yang ada dan tentukan tujuan dan bentuklah tim yang akan menjalankan proyek. Definisikan setiap hal dibawah ini:
- Problem statement
- Masalah yang dialami pelanggan
- Critical to Quality – faktor-faktro kritikal dari kualitas output proses
- Target dari proses dan proses lain yang terkait
- Target proyek
- Hambatan proyek
- Project charter (kadang project charter dibuat dan disahkan pada fase Define).
Measure
Fase ini adalah mengenai data collectionData Collection Plan. Read more ... ». Tim proyek memutuskan mengenai apa yang harus diukur dan bagaimana cara mengukurnya. Fase ini merupakan salah satu bentuk data collection plan. Biasanya tim memberikan effort yang besar untuk mengetahui kesesuaian dari sistem pengukuran yang digunakan. Data yang baik adalah sangat penting untuk kelancaran proses DMAIC. Pada fase ini dilakukan:
- Pendefinisian critical X (input) dan critical Y (output) dari proses
- Pendefinisian measurement plan
- Pengujian sistem pengukuran (measurement system)
- Pengumpulan data
- Measurement System Analysis (gauge study).
Analyze
Data yang dikumpulkan di fase Measure dianalisa dan diselidiki akar permasalahan yang menjadi penyebabnya di tahap ini. Hal ini dilakukan untuk menemukan penyebab masalah dan penyebab terjadinya defect. Untuk menganalisa data, digunakan toolsKalkulasi OEE dan TEEP. Read more ... » analisis yang cukup kompleks yang sesuai dengan konsep Lean Six Sigma. Namun penggunaan tools analisis yang lebih simpel juga dapat diterima. Aktifitas yang dilakukan selama fase ini meliputi:
- Identifikasi gap yang terjadi di antara performa yang berjalan saat ini dengan perfoma yang menjadi target proyek
- Mengidentifikasi bagaimana input dari proses (X) mempengaruhi outputnya (Y)
- Membuat daftar dan menyusun prioritas dari potensi perbaikan yang dapat dilakukan
- Mengidentifikasi penyebab terjadinya variasi dalam proses
- Data dianalisa untuk mengetahui lokasi dan distribusi dari data yang terkumpul. Untuk melakukannya biasanya dilakukan histogram dan box plot.
Improve
Mengidentifikasi solusi kreatif untuk memperbaiki dan mencegah masalah dalam proses. Gunakan teknik brainstorming seperti Six Hats atau Random Word. Beberapa proyek dapat menggunakan tools analisa yang lebih kompleks seperti DOE (Design of Experiments). Fokuslah kepada solusi yang memang jelas dan meyakinkan. Aktifitas dalam fase ini yaitu:
- Ciptakan solusi yang inovatif
- Fokuslah pada solusi yang paling simpel dan mudah
- Lakukan uji solusi dengan FMEALean Six Sigma Tools: Mengenal Metode FMEA (Failure Mode and Effects Analysis). Read more ... »
- Buat implementation plan yang mendetail
- Mulai lakukan improvement
- Ishikawa Diagram dapat digunakan di seluruh fase DMAIC.dalam fase Improve, kita dapat menggunakannya untuk melakukan brainstorming dalam menemukan solusi potensial.
Control
Lakukan monitoring terhadap perbaikan yang dibuat untuk memastikan sukses yang berkelanjutan. Buatkan control plan. Lakukan updateSistem Ticketing Kereta Api Dirancang Seperti Sistem Tiket Pesawat. Read more ... » dokumen. Dokumentasi proses bisnis dan rekaman training sesuai dengan kebutuhan.
Control chart dapat digunakan pada fase Control.
Ada sebuah fase tambahan yang menjadi suplemen untuk fase DMAIC, yaitu fase Replikasi (Replicate). Tahap ini adalah tahap replikasi perbaikan yang telah berhasil dilakukan untuk diimplementasikan dalam proses lainnya. Ini akan mendorong adanya sharing-knowledge antar departemen yang ada di perusahaan untuk memastikan tercapainya operational excellenceJany Chandra dan ASSA Rent: Strategic Improvement System untuk Bisnis yang Lebih Baik. Read more ... ».


















Pingback: SSCX Fasilitasi Pelatihan dan Sertifikasi Lean Six Sigma Green Belt | Shift Indonesia
Pingback: Lean Six Sigma Tool: SIPOC Diagram - Majalah Shift Indonesia | Majalah Shift Indonesia
Pingback: Gate Review: Wajib Dilakukan di Setiap Akhir Siklus D-M-A-I-C Lean Six Sigma | Majalah Shift Indonesia
Pingback: Lean Six Sigma Best Practice: Strategi First Choice DHL dalam Memaksimalkan Potensi Sumber Dayanya | Majalah Shift Indonesia