Seorang pemimpin yang efektif akan memberdayakan anggota teamnya dan membantu mereka terus berkembang.

Salah satu peran pemimpin adalah mengambil keputusan dan bertanggung jawab terhadap tim. Namun ada hal yang perlu dicatat, semua hal tidak harus berangkat dari pemikiran Anda sendiri. Inilah yang membedakan pemimpin biasa dengan pemimpin yang efektif, jika pemimpin biasa menghabiskan waktu mereka untuk membuat keputusan sementara pemimpin yang efektif akan menggunakan waktunya untuk memberdayakan anggotanya.

Bagaimana cara melakukannya? Misal, ketika salah satu dari anggota tim mengatakan, ”kami butuh keputusan tentang ini.” Anda tidak harus membuat keputusan cepat saat itu juga. Cobalah untuk memberikan beberapa pertanyaan yang dapat memancing pikiran mereka seperti; Apa masalah utama sebenarnya? Apa yang ingin kita dapatkan dari keputusan yang kita buat? Apa saja alternatif yang sudah dipertimbangkan, apakah ada kemungkinan alternatif lain?

Mengapa menanyakan daftar rekomendasi? Ya seperti kita tahu, orang yang paling dekat dengan masalah dan yang paling bertanggung jawab di area tersebut adalah orang yang paling memahami apa yang sedang terjadi, mereka pastinya memiliki pengetahuan dan perspektif terbaik sehingga bisa membuat keputusan hebat. Namun untuk mencapai hal ini, pemimpin tentunya harus mampu memberdayakan tim dengan memberi mereka kepercayaan dan kesempatan. Dan ketika ini menjadi pola yang berlanjut, maka mereka akan lebih antusias dalam pekerjaan mereka dan menjadi lebih bertanggung jawab terhadap implementasinya mengingat keputusan itu mereka buat sendiri.

Memahami hal penting ini, saat ini organisasi pun berlomba membuat program pembinaan dan juga mendukung pelatihan yang berkelanjutan agar setiap anggota kuncinya mampu memiliki kemampuan dalam memahami suatu proses, menganalisa kondisinya dan membuat keputusan untuk memperbaikinya.

Salah satu pelatihan yang menjadi agenda penting organisasi saat ini diantaranya yaitu Lean Six Sigma Green Belt atau LSSGB. Pelatihan LSSGB merupakan sebuah program khusus bagi individu dan perusahaan yang ingin memiliki agen perubahan (change agents) yang mampu mengatasi permasalahan di organisasi dengan menggunakan metodologi Lean dan Six Sigma. Para peserta akan dibekali dengan kemampuan mendalam mengenai disiplin metode DMAIC (Define-Measure-Analyze-Improve-Control) dan juga mempelajari bagaimanacara mengumpulkan dan menganalisa performa data, mengidentifikasi inefisiensi pada proses, menemukan akar masalah, serta merancang solusi penyelesaian masalah. Tidak hanya itu, peserta juga akan dilatih bagaimana memimpin tim dan berkomunikasi secara efektif dengan keystakeholders selama proses perubahan (improvement) berlangsung.

Baca juga  Edutech dan Healthtech, Sektor Utama Pendukung Ekonomi Digital ASEAN

Ada banyak organisasi yang menyediakan pelatihan ini, namun jangan sampai salah pilih perhatikan kembali kredibilitas dari organisasi tersebut. Bagi Anda yang ingin mendapatkan pelatihan dan juga sertifikasi yang diakui kualitasnya, SSCX bisa menjadi pilihan Anda. Informasi lebih lanjut tentang SSCX, Anda bisa mengujungi website resminya di www.sscxinternational.com.

Sumber: Industryweek, shiftindonesia.com